ASI Ekslusif, Pencetak Generasi Berkualitas

Menghasilkan generasi yang berkualitas, tentu bukanlah suatu hal yang mudah dan membutuhkan persiapan serta proses yang panjang. Zat gizi merupakan kebutuhan dasar yang perlu diperhatikan, sebab akan mempengaruhi status gizi dan tumbuh kembang seseorang. Oleh karena itu, diperlukan asupan gizi yang tepat untuk menghasilkan generasi yang berkualitas, khususnya pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) ASI menjadi makanan terbaik untuk bayi, mengapa demikian?

Pengertian ASI eksklusif

Asi ekslusif
Foto: Pexels.com

ASI eksklusif merupakan ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan sampai bayi berusia enam bulan, tanpa menambahkan dan atau mengganti dengan makanan atau minuman lainnya. PP Nomor 33 Tahun 2012 menyatakan pemberian ASI eksklusif adalah wajib sebagai bentuk pemenuhan hak anak, namun pemberian ASI tersebut bisa dikecualikan apabila mengalami tiga kondisi, yaitu:

  1. Ibu tidak ada,
  2. Adanya indikasi medis, serta
  3. Terpisahnya bayi dan ibu.

Jenis dan komposisi ASI

  1. Kolostrum

Kolostrum merupakan ASI yang keluar pada hari pertama sampai hari keempat atau ketujuh. Kolostrum dikenal dengan cairan emas yang encer berwarna kuning yang mengandung sel darah putih yang dapat membunuh kuman penyakit. Kolostrum juga mengandung zat gizi yang pas untuk bayi, antara lain protein 8,5%, lemak 2,5%, sedikit karbohidrat 3,5%, garam dan mineral 0,4%, air 85,1%, antibodi serta kandungan immunoglobulin.

  1. Air Susu Peralihan

Merupakan ASI yang keluar sejak hari keempat atau ketujuh sampai dengan hari ke-10 atau hari ke-14. Air susu peralihan ini memiliki kadar protein yang lebih rendah daripada kolostrum tetapi tinggi kadar karbohidrat dan lemak.

  1. Air susu matur

Merupakan air susu ibu yang disekresikan pada hari ke-10 atau ke-14 hingga seterusnya.

Terdapat dua jenis air susu matur, yaitu:

  1. Foremilk adalah ASI encer yang diproduksi pada awal proses menyusui dengan kadar air tinggi dan mengandung banyak protein, laktosa, mineral, air, tetapi rendah lemak.
  2. Hindmilk adalah ASI yang mengandung tinggi lemak yang memberikan zat tenaga atau energi dan diproduksi menjelang akhir proses menyusui.

Manfaat pemberian ASI

Manfaat pemberian asi
Foto: Pexels.com

Setidaknya terdapat 3 manfaat dari proses pemberian ASI yaitu:

  1. Manfaat ASI untuk bayi

ASI merupakan makanan sekaligus sumber asupan zat gizi untuk bayi hingga berusia 6 bulan. ASI memiliki komposisi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan bayi. Selain itu, ASI juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh bayi yang melindungi dari penyakit akibat infeksi bakteri, virus, parasit, dan jamur. Air susu ibu eksklusif bisa meningkatkan perkembangan otak, serta meningkatkan jalinan kasih sayang yang menjadi dasar perkembangan emosi dan membentuk kepribadian bayi.

  1. Manfaat ASI untuk ibu

ASI dapat mengurangi perdarahan setelah melahirkan karena meningkatkan kadar oksitosin yang membantu penutupan pembuluh darah sehingga perdarahan lebih cepat berhenti. Menyusui bayi juga bisa mempercepat pengecilan rahim, mengurangi kemungkinan menderita kanker payudara, lebih ekonomis, hemat waktu, praktis, dan memberikan kepuasan, kebanggaan serta kebahagian yang mendalam bagi ibu.

  1. Manfaat ASI untuk negara

Pemberian ASI eksklusif bisa menghemat devisa untuk pembelian susu formula, perlengkapan menyusui serta biaya untuk menyiapkan susu. Penghematan biaya sakit terutama akibat diare. Pemberian ASI juga diyakini bisa menciptakan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berkualitas.

Nah teman sehat, sudah jelas kan bahwa praktik pemberian ASI mempunyai banyak manfaat. Oleh karena itu yuk, jangan ragu untuk memberikan ASI ekslusif! Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.