Diet DASH: Sejata Rahasia Mencegah Stroke

Hai, Sahabat Sehat! Stroke merupakan sindrom klinis yang ditandai dengan gejala seperti gangguan fungsi otak, yang dapat mengakibatkan kematian, atau kelainan yang berlangsung lebih dari 24 dan menyebabkan cacat fisik, hilangnya fungsi, termasuk kelumpuhan, dan kesulitan komunikasi. Penyakit stroke di Indonesia saat ini menduduki peringkat ketiga dalam penyebab utama mortalitas dan morbiditas.

Hipertensi menjadi faktor risiko utama yang berperan dalam 17,5 juta kasus stroke dan meningkatkan risiko kematian akibat stroke hingga 51%. Ini artinya, lebih dari setengah kematian akibat stroke disebabkan oleh tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Maka dari itu, perlu dilakukan pencegahan dan pengendalian hipertensi sebagai pendekatan utama untuk mencegah terjadinya stroke.

Foto: Freepik

Apa itu diet DASH?

Siapa sangka, menu makanan sehari-hari bisa menjadi benteng pertahanan tubuh kita dari penyakit stroke? Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients telah mengungkap rahasia di balik pola makan sehat yang dapat menurunkan risiko stroke secara signifikan. Diet DASH (Dietary Approaches to stop Hypertension) merupakan diet yang dapatmenurunkan tekanan darah tinggi. Prinsip diet DASH adalah menargetkan kelompok makanan utama seperti buah-buahan, sayur-sayuran, produk olahan susu rendah lemak, ikan, unggas, biji-bijian, serta kacang-kacangan.

Berikut merupakan contoh porsi harian dan mingguan yang dapat memenuhi sasaran rencana diet DASH untuk 2000 kalori per hari. Buah-buahan dan sayuran 4 – 5 porsi/hari; biji-bijian 6 – 8 porsi/hari; kacang-kacangan 4 – 5 porsi/minggu; daging, unggas, dan ikan ≤ 6 porsi/hari; produk susu rendah lemak 2 – 3 porsi/hari; lemak dan minyak 2 – 3 porsi/hari; sodium atau garam <2000 mg/hari; gula ≤ 5 porsi/minggu.

Foto: Freepik

Hal yang terpenting yaitu memilih makanan dengan kandungan rendah sodium, lemak jenuh dan kolesterol, namun tinggi akan kalium, kalsium, dan magnesium. Selain berperan dalam mengelola tekanan darah, diet ini berkontribusi signifikan dalam memperbaiki profil glukosa darah, lipid darah, serta meningkatkan sensitivitas insulin. Melalui mekanisme ini, diet DASH secara efektif mencegah pembentukan plak pada dinding arteri (arterosklerosis), sehingga risiko stroke iskemik dapat diminimalkan.

Tubuh yang sehat merupkan aset berharga yang perlu dijaga. Oleh karena itu, sudah saatnya Sahabat Sehat menjadi agen perubahan bagi kesehatan diri dan orang-orang di sekelilingmu, maka dari itu jangan ragu untuk menerapkan diet DASH dan membagikan informasi tentang diet ini ya.

Ditulis Oleh:

Nandita Mawa Ayuning Pramesti, S.Gz
Mahasiswa Profesi Dietisien IPB University

Referensi

Familah, A., Arifin, A. F., Muchsin, A. H., & Rachman, M. E. (2024). Karakteristik
Penderita Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik. Fakumi Medical Journal: Jurnal
Mahasiswa Kedokteran, 4(6), 457-464. https://doi.org/10.33096/fmj.v4i6.468

Murgiati, S. R., & Alim, M. D. M. (2024). Profil Penggunaan Antihipertensi Pada Pasien
Stroke Di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra. Jurnal Farmamedika (Pharmamedika
Journal), 9(2), 195-202. https://doi.org/10.47219/ath.v9i2.348

El Masri, J., Finge, H., Baroud, T., Ajaj, N., Houmani, M., Ghazi, M., … & Hosseini, H.
(2024). Adherence to Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) Diet as a Protective Factor for Ischemic Stroke and Its Influence on Disability Level: A Case–Control Study in Lebanon. Nutrients, 16(18), 3179. https://doi.org/10.3390/nu16183179

Kementerian Kesehatan RI. 2023. Penerapan Dietary Approach to Stop Hypertension (DASH). https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/2681/penerapan-dietary-approach-to-stop-hypertension-dash Diakses pada tanggal 5 Januari 2024

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.