Hari Pelanggan dan Hari Konsumen, sama Ngga ya?

Halo, Teman Sehat! Kamu tau ngga, hari ini diperingati sebagai hari apa? Yap, setiap tangggal 4 September, diperingati sebagai Hari Pelanggan Nasional (HarPelNas). HarPelNas, pertama kali digagas oleh Handi Irawan, yaitu CEO dari Frontier Capital. Tapi, kamu tau ngga sih, sebenarnya hari pelanggan dan konsumen itu sama ngga ya? Mau tau apa aja perbedaannya? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Asal-usul hari pelanggan dan konsumen

HarPelNas, diperingati karena kewajiban perusahaan dalam melayani pelanggan. Memahami pelanggan bukanlah hal yang mudah loh, karena terkadang pelanggan ngga cukup terpuaskan dengan pelayanan yang diberikan.

Nah, pada momen inilah perusahaan bisa meningkatkan semangatnya, buat memuaskan para pelanggan produk atau jasanya. Hari pelanggan ini, bukan cuma punya perusahaan swasta atau BUMN, loh, tapi juga milik Nasional dengan tujuan untuk membahagiakan dan memuaskan para pelanggannya.

Sedangan Hari Konsumen, dicetuskan oleh BKPN (Badan Kebijasanaan Perumahan Nasional) dan pertama kali dicetuskan pada tahun 2012 dengan penetapan tanggal peringatannya 20 April. Penetapan hari ini, berdasarkan dari Kepres No. 13 tahun 2012.

Tujuannya supaya masyarakat memiliki kesadaran untuk mengetahui hak dan kewajiban sebagai konsumen untuk membeli produk yang berkualitas, sehingga bisa menaikan daya saing produsen. Selain itu menjadikan konsumen sebagai subjek penentu dan agen perubahan kegiatan perekonomian di Indonesia yang perlindungannya dijamin oleh pemerintah.

Perbedaan pelanggan dan konsumen

Berdasarkan KBBI, pelanggan dan konsumen tuh beda loh, artinya. Pelanggan adalah orang yang membeli (menggunakan dan sebagainya) barang (surat kabar dan sebagainya) secara tetap. Sedangan konsumen, adalah pemakai barang hasil produksi dan jasa, serta penerima pesan iklan.

Jadi, pelanggan itu termasuk konsumen, tapi setiap konsumen itu belum tentu pelanggan. Gimana cara membedakannya? Gampang banget, misalnya kamu pergi belanja ke supermarket, jika kamu membeli roti selalu dengan merk ‘A’, maka kamu adalah pelanggan roti produsen tersebut. Tapi, jika kamu ke supermarket dan selalu berganti merk untuk membeli roti, maka kamu adalah konsumen dari produk roti.

Tema Hari Pelanggan 2018

Pemimpin yang melayani pelangggan adalah tema HarPelNas tahun ini. Teman Sehat, tau ngga? Kalau pemimpin suatu perusahaan memiliki sifat melayani (servant leader), maka pemimpin akan dengan mudah menangani pelanggannya, karena ia mencontohkan hal yang seharusnya dilakukan oleh karyawannya. Nah, contoh yang dilakukan oleh pemimpin perusahaan tersebut, akan mengubah pola pikir karyawan untuk lebih peduli terhadap pelanggannya.

Seperti yang dikatakan oleh Gary Kelly, Chairman of the Board, President and CEO Southwest Airlines, “Komunikasi adalah inti untuk menjadi seorang pemimpin. Para pemimpin harus paham kapan harus mendengar dan berbicara.” Selain itu dengan mengetahui kebutuhan karyawan dan berusaha memnuhi kebutuhannya, maka nantinya karyawan ngga akan segan buat melakukan pelayanan terbaik untuk para pelanggannya.

Nah, sekarang kamu udah paham kan? Apa perbedaannya Hari Pelnggan dengan Hari Konsumen Nasional? Yuk, jadikan Hari Pelanggan Nasional sebagai motivasi kamu untuk berinovasi memperbaiki pelayanan di sektor yang kamu kuasai!

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *