Inilah Dampak Minuman Berenergi yang Wajib Kamu Waspadai

Halo Teman Sehat! Iklan minuman berenergi banyak banget beredar di media massa, apalagi di TV. Minuman ini biasanya identik dikonsumsi oleh pekerja dewasa. Tapi, rupanya saat ini minuman berenergi bukan cuma dikonsumsi oleh pekerja aja, tapi juga anak remaja usia sekolah.

Konon katanya, efek segar dan berenergi yang ditimbulkan oleh minuman ini akan makin mantap kalau dikonsumsi sambil ngerokok. Sedihnya, tren ini banyak terjadi di kalangan pelajar akhir-akhir ini. Lalu apa efek samping dan dampaknya? Mari kita bahas lebih lanjut.

minuman berenergi

Apa sih yang dimaksud dengan ‘minuman berenergi’?

Menurut European Commission on Food Safety, minuman berenergi adalah minuman yang mengandung kafein dan berbagai zat lain seperti taurin, guarana, dan vitamin B yang diklaim bisa meningkatkan energi konsumennya.

Kafein merupakan zat aktif utama dalam minuman berenergi. Bahkan, kandungannya lebih tinggi dibandingkan secangkir kopi. Setiap kemasan minuman berenergi umumnya mengandung energi minimal 100 Kal.

  • Kandungan kafein akan meningatkan denyut jantung
  • Taurin mampu meningkatkan energi dan menurunkan stress
  • Guarana punya efek yang hampir sama dengan kafein

Minuman berenergi punya dampak lain, Teman Sehat

Dampak negatif dari konsumsi minuman ini mungkin ngga akan dirasakan dalam waktu dekat. Konsumsi yang secara terus-menerus bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Berbagai efek negatif bagi kesehatan ini berkaitan dengan konsumsi kafein. Pada awalnya, kafein memang bisa membantu meningkatkan kinerja otak. Tapi, dalam jumlah berlebih, kafein bisa menimbulkan rasa mual, jantung berdebar cepat, hipertensi, sering buang air kecil, sampai penurunan kognitif.

Pada remaja, konsumsi lebih dari 2 kaleng minuman berenergi akan meningkatkan denyut jantung 5-7 kali detak per menit, serta peningkatan tekanan sistolik lebih tinggi 10 mmHg.

Minuman yang tinggi gula

Minuman ini pada umumnya mengandung gula yang cukup tinggi, melebihi kebutuhan harian. Konsumsi gula yang tinggi dapat berdampak pada kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Selain itu, minuman manis ini juga punya risiko buat merusak gigi.

Nah, buat menghindari itu semua, konsumsi air mineral atau jus alami bisa dijadikan solusi sehat supaya tetep melek. Bagaimana pendapatmu, Teman Sehat? (agt&don)

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *