Jenis Kopi, Memengaruhi Citarasanya Ngga, Ya?

Teman Sehat, banyaknya kedai kopi yang bermuculan, membuat penikmat dan pecinta kopi penasaran dengan cita rasa yang ditawarkan setiap kedai kopi. Menurut International Coffe Organization, banyaknya kedai kopi yang bermunculan di Indonesia, meningkatkan jumlah konsumsi kopi sebanyak 7,7% loh!

 

Semenjak adanya film Filosofi Kopi, kopi asal Indonesia mulai banyak dilirik loh, sama penikmat kopi, terutama penikmat kopi awam. Adanya beberapa jenis kopi, seperti Arabika, Robusta dan sebagainya membuat para penikmat awam penasaran dengan perbedaannya. Kamu mau tau apa aja perbedaannya? Yu simak penjelasannya!

Sejarah kopi di Indonesia

Awalnya kopi di Indonesia dikenalkan oleh para penjajah dari Belanda (VOC) di akhir abad ke 16. Kopi yang ditanam saat itu adalah bibit kopi Arabika, yang ditanam di sekitar Batavia (Jakarta) hingga ke sekitar Bogor dan Sukabumi. Banyaknya minat terhadap kopi Indonesia, membuat penyebaran penanamannya diperluas dan dibuat lah perkebunan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, beberapa daerah di Sumatera dan Sulawesi.

Sempat diserang hama, pada akhirnya perkebunan kopi Arabika rusak. Kemudian diganti dengan bibit impor kopi Liberika. Tapi, ngga lama perekbunan kembali diserang hama, kemudian ditanamlah bibit kopi Robusta. Nah, sampai sekarang hampir 90% kopi di Indonesia merupakan kopi Robusta yang menempati produksi  terbesar kopi nasional.

Apa ya, bedanya jenis kopi ini?

Arabika, Robusta, Liberika dan Ekselsa adalah empat jenis kopi yang dikenal di Dunia. Kamu tau ngga, apa bedanya? Yap, kopi Arabika merupakan kopi yang paling rendah kadar kafeinnya, sehingga aman bagi kamu yang ngga suka rasa pahit. Citarasanya yang terbaik, unik dan juga kaya, disebabkan oleh tempat tumbuhnya yang berdekatan dengan tanaman lain. Nah, oleh sebab itu harga kopi ini lebih mahal dari yang lain.

Kopi Robusta, merupakan kopi peringkat ke dua setelah Arabika. Rasanya cenderung lebih pahit, karena kandungan kafeinnya yang tinggi. Selain itu rasanya lebih tajam, sedikit asam dan aromanya berbau kacang-kacangan. Liberika merupakan jenis kopi yang berasal dari Liberia, Afrika. Kopi Liberika banyak ditanam di Kalimantan sedangkan Ekselsa banyak tumbuh di daerah Sulawesi. Rasa kedua jenis kopi ini lebih rendah dibanding kopi Arabika dan Robusta sehingga kurang banyak diminati oleh konsumen.

Kopi Indonesia yang bersaing di Dunia

Kamu tau ngga? Ternyata menurut Indonesia Investment, Indonesia termasuk peringkat ke empat produsen dan eksportir kopi terbesar di Dunia loh! Dengan Penyumbang produksi terbnyak kopi Robusta dari Bengkulu, Sulawesi Selatan,  dan Lampung. Sedangkan kopi Arabika dari Aceh dan Sumatera Utara.

Kopi Indonesia udah banya dilirik loh, sama dunia karena cita rasanya yang khas. Seperti Kopi yang ada di daerah Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Kopi di daerah Jawa terkenal dengan sebutan ‘Java’ dengan karakter rasa kopi yang punya rasa unik campuran cokelat dan kacang.

Kopi dari daerah Sumatera yang terkenal adalah kopi  Aceh Gayo, Mandailing, dan Ankaola dengan citarasa yang unik (floral, rempah, dan buah). Sedangkan di daerah Sulawesi, terkenal dengan kopi Toraja yang memiliki rasa buah di dalamnya. Masih ada lagi, yaitu kopi Bali, Flores, dan Papua yang ngga kalah unik rasanya, loh!

Nah, sekarang kamu udah tau kan? Ternyata jenis kopi memengaruhi rasanya. Kalau kamu mau meminum kopi, bisa disesuaikan dengan tingkat keasaman dan rasa yang diinginkan. Kopi Indonesia juga ngga kalah loh, rasanya dengan kopi negara lain. Tapi jangan lupa ya, tetap atur konsumsi kopi kamu. Karena susuatu yang berlebihan, ngga baik loh buat tubuh!

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *