Pasti Teman Sehat sudah ngga asing lagi dengan kata-kata probiotik. Yap, belakangan ini banyak produk di pasaran yang mengandung probiotik seperti yogurt, kefir, kombucha dan masih banyak jenis makanan fermentasi lainnya. Tapi sebenarnya apa sih produk ini? Apa benar bisa membantu melancarakan sistem pencernaan? Yuk kenalan lebih jauh di sini!
Pengertiannya
Dalam studi yang dipublikasikan FAO dan WHO, menjelaskan bahwa probiotik merupakan mikroba hidup yang apabila dikonsumsi dalam jumlah tertentu bisa memberikan manfaat kesehatan. Keberadaannya diawali dengan adanya penelitian mengenai maanfaat beberapa jenis bakteri terhadap keberadaan mikroflora usus.

Sebelum kata ini dikenal oleh masyarakat, secara ngga sadar kamu sudah banyak mengonsumsi mikroba hidup melalui makanan fermentasi. Salah satunya dadih, makanan tradisional khas Sumatra Barat.
Jenisnya,
Probiotik bisa berupa bakteri maupun jamur yang banyak ditemukan pada makanan fermentasi. Tapi, ngga semua mikroba yang terdapat dalam proses fermentasi merupakan probiotik, loh! Mikroba bisa tergolong jenis ini, saat bisa memberikan efek positif bagi kesehatan dan tetap hidup di dalam usus.

Beberapa studi menyatakan bahwa keberadaan bakteri baik ini akan membantu meningkatkan sistem pencernaan dan imun. Contoh bakteri baiknya yaitu Lactobacillus dan Bifidobacterium, sedangkan Saccharomyces boulardii merupakan salah satu jenis jamur yang berpotensi sebagai bakteri baik.
Perannya bagi tubuh
Jika berbicara mengenai probiotik, penting sekali untuk memahami bahwa setiap jenis mikroba memiliki manfaat yang berbeda bagi tubuh. Konsumsi bakteri baik ini, bisa kamu lakukan dalam bentuk suplemen, maupun makanan hasil fermentasi.

Secara garis besar, bakteri baik berfungsi untuk menambah jumlah bakteri baik lainnya di dalam usus. Adanya bakteri baik yang lebih banyak, akan menekan pertumbuhan bakteri jahat yang berisiko menimbulkan penyakit.
Sudah banyak studi menyatakan bahwa probiotik bisa memperbaiki sistem imun dan mengurangi peradangan pada usus. Selain itu, konsumsi secara efektif bisa mengurangi dan mencegah terjadinya diare dan penyakit pada sistem pencernaan.
Nah, Teman Sehat itulah beberapa informasi mengenai bakteri baik yang baik bagi tubuh. Jika kamu ingin mendapatkan pengaruh maksimal dari probiotik, maka konsumsilah produk turunannya secara tepat. So, semoga artikel ini bisa membantu kamu untuk lebih mengenal bakteri baik ini, ya!
Editor & Proofteader: Firda Shabrina, STP

Can you elaborate on the concept of probiotics, specifying that they can be either bacteria or fungi commonly found in fermented foods? What distinguishes a microorganism in the fermentation process as a probiotic, and how is it categorized as such based on its ability to provide positive health effects and survive in the intestines?
Visit us telkom university