Seberapa Pentingnya Pendidikan Prasekolah?

Halo Teman Sehat! Kita semua pasti sepakat kalau pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. Dimulai dari usia kanak-kanak, pendidikan adalah fondasi utama yang harus dibangun. Sebelum menginjak SD, beberapa orangtua menyekolahkan anaknya ke TK, bahkan sebelum masuk TK banyak anak yang sudah mulai belajar di PAUD atau playgroup. Memang sepenting apa sih menyekolahkan anak prasekolah?

Seberapa pentingnya pendidikan prasekolah?

Dikutip dari parents.com, Steven Barnett PhD (direktur National Institute for Early Education Research (NIEER) di Amerika), mengatakan bahwa anak-anak yang menghadiri prasekolah, kelak akan memasuki taman kanak-kanak dengan keterampilan pra-membaca yang lebih baik, kosa kata yang lebih kaya, dan keterampilan matematika dasar yang lebih kuat.

Kenapa demikian? Tahun-tahun awal masa kanak-kanak (5 tahun pertama) merupakan masa di mana anak mulai membentuk dasar kecerdasan. Selain itu, anak-anak juga mulai membentuk kepribadian, perilaku sosial, dan kapasitas untuk belajar dan memelihara diri sendiri saat dewasa kelak. Mendukung pernyataan ini, Todd Grindal, seorang ahli pendidikan dari Harvard Graduate School of Education mengungkapkan bahwa pada masa-masa awal, anak perlu mengembangkan otak yang sehat dan kuat, mengingat otak seorang anak akan mencapai 90% dari ukuran otak orang dewasa pada usia 5 tahun.

Pendidikan prasekolah dan berbagai manfaatnya

  • Sosialisasi. Anak akan bersosialisasi dengan orang lain selain keluarga. Hal ini merupakan hal dasar yang penting untuk membantu anak mengatasi rasa malu dan mengembangkan kepercayaan diri.
  • Kerja sama. Anak akan belajar bagaimana caranya bekerja sama, berbagi, dan bergiliran. Konsep kerja sama yang diajarkan juga akan menanamkan pentingnya kerja sama dalam tim yang bisa mengajarkan rasa hormat terhadap pendapat orang lain, mendengarkan, dan kesetaraan.
  • Antusiasme untuk belajar. Anak akan diberikan pembelajaran dengan cara yang menyenangkan dan menarik yang akan mendorong anak-anak untuk menjadi pembelajar yang efektif.

  • Menghormati. Anak diajarkan untuk menghargai, ngga terbatas pada orang dan barang, tetapi juga menghargai lingkungan, baik secara langsung maupun tidak.
  • Ketangguhan. Sangat penting untuk guru dan orang tua bekerja sama untuk mengembangkan ketangguhan pada anak sedini mungkin. Dengan menciptakan lingkungan sosial yang konsisten, aman dan adil, dengan harapan yang jelas dan konsekuensi yang dapat diprediksi, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan dalam mengelola diri dan emosi mereka.
  • Konsentrasi. Pikiran anak-anak begitu hidup dan imajinatif, mereka bisa dengan mudah mengeksplorasi setiap kesempatan untuk menemukan pengalaman baru, teman baru dan lingkungan baru.
  • Kesabaran. Anak membutuhkan kesempatan untuk terlibat dalam banyak pengalaman sosial, di mana mereka dapat mengeksplorasi dan mempraktikkan kesabaran. Dengan mengajari anak melalui contoh, panutan peran dan pengalaman sosial, anak-anak dapat mengembangkan kesabaran mereka dan belajar untuk menunggu giliran mereka.
  • Kepercayaan dan harga diri. Rasa kesejahteraan yang kuat memberi anak-anak kepercayaan diri, optimisme, dan harga diri yang akan mendorong anak untuk mengeksplorasi bakat, keterampilan, dan minat mereka.
  • Menerima keanekaragaman. Pendidikan prasekolah berfungsi untuk membimbing anak agar bisa menghargai dan menerima perbedaan. Poin terakhir ini sangat penting bagi anak yang hidup di lingkungan yang beragam.

Intinya, bagian terpenting dari pendidikan prasekolah adalah untuk mengembangkan kemampuan sosial dan emosional anak sebelum kemampuan akademis anak diasah dalam pendidikan formal. Teman Sehat setuju?

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, S.Gz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *