Tidur Sambil Mendengarkan Musik, Baikkah?

Teman Sehat, kamu sering mendengarkan musik saat tidur? Yap, menurut penelitian yang dilakukan di Wake Forest Baptist Medical Center, mendengarkan musik bisa mengurangi gejala insomnia.

Bahkan, ada penelitian yang menyatakan bahwa mendengarkan musik sebelum tidur, saat tidur ataupun dalam proses penyembuhan beberapa penyakit, seperti jantung, skizofrenia, depresi, dan penyakit kronis lainnya. Meskipun memiliki banyak manfaat, mendengarakn musik saat tidur juga ada aturannya, loh! Mau tahu? So, let’s check it out!

Sebaiknya musik apa ya, yang didengarkan?

Setiap musik, memiliki irama yang berbeda-beda. Musik dengan irama yang pelan,  yang disarankan sebagai pengiring tidur. Jika mendengarkan musik dengan irama yang cepat, maka kamu akan sulit tidur dan menyebabkan kualitas tidur buruk.

Menurut Michael Breus, Ph.D., musik dengan irama 60 ketukan, bisa  membantu seseorang untuk tidur. Hal ini disebabkan, saat tidur denyut jantung akan melambat sekitar 60 denyut per menit. Mendengarkan musik yang seirama dengan denyut jantung, akan membantu kamu memasuki zona tidur yang berkualitas.

Berapa ya, batasan pendengaran kamu?

Telinga merupakan alat indra yang sangat penting, loh! Kamu bisa mendengar berbagai jenis suara melalui telinga. Kerasnya suara, bisa diukur dengan satuan desibel (db). Tapi, tahukah kamu? Berapa kemampuan pendengaran manusia saat mendengar suara dan batas maksimalnya?

Ternyata, seseorang dengan pendengaran yang normal, bisa mendengar suara sangat pelan sekitar 0-15 db. Jika kamu terpapar suara keras melebihi 85 db (seperti suara buldozer) dan didengarkan secara terus-menerus selama 8 jam, bisa merusak pendengarangan kamu secara permanen. Sedangkan percakapan yang biasa kamu lakukan, itu sekitar 60 db. Jadi, masih aman untuk telinga kamu.

Baiknya mendengarkan musik menggunakan headest atau ngga?

Kamu merasa ngga? Kalau mendengarkan musik menggunakan headset atau earphone lebih nyaman? Yap, mendengarkan musik menggunakan headset atau ngga, sebenarnya ngga terlalu berpengaruh terhadap pendengaran. Tapi, volume suaranya sangat memengaruhi kesehatan telinga kamu. Mendengarkan musik dengan suara keras, bisa berisiko mengurangi kemampuan pendengaraan kamu.Volume musik yang maksimal dengan menggunakan earphone, bisa mencapai sekitar 100 db.

Mendengarkannya selama 15 menit, bisa merusak pendengaran kamu. Saat telinga terpapar suara dengan volume yang tinggi, lapisan mielin di telinga akan menipis. Lapisan ini, merupakan lapisan yang mengelilingi sistem saraf pendengaran. Perubahan fisik pada lapisan ini, bisa memengaruhi penangkapan sinyal di saraf pendengaran. Oleh karena itu, seseorang yang mengalami gangguan pada pendengarannya, akan lebih lama memahami pembicaraan atau kesulitan mendengar, terutama dalam ruangan yang bising.

Nah, Teman Sehat sudah tahu kan, bagaimana cara mendengarkan musik yang baik?Saat tidur ataupun ngga, usahakan volume musik jangan melebihi setengah dari volume maksimal, ya! Ingat, kesehatan telinga itu sangat berharga. Jadi, kamu perlu menjaganya.

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *