Teman Sehat, kamu suka jatuh hati ngga sih, kalau lihat anak kecil atau gebetan lewat? Kalau iya, semoga bukan hati ini yang jatuh ya. Hati yang dimaksud yaitu organ yang ada di dalam tubuh atau dalam Bahasa Inggris disebut liver. Kamu udah tau belum, apa aja fungsi dari organ terbesar di dalam tubuh ini? Terus, seberapa penting sih, perannya di dalam tubuh? Apa yang terjadi ya, kalau hati kamu sakit? Yuk, kenalan lebih lanjut! Let’s check it out!
Apa itu Hati?

Hati (liver) merupakan organ dalam terbesar dan terberat di dalam tubuh manusia dengan berat rata-rata 1,6 kilogram. Hati terdiri dari dua lobus (bagian), yaitu lobus kanan yang lebih besar dan lobus kiri yang lebih kecil. Di antara kedua lobus, terdapat ligamen falciform atau sebuah lipatan. Lipatan ini, menempel dan menjulur dari diafragma, sehingga menjaga hati tetap pada posisinya.
Fungsi Hati

Teman Sehat, inilah beberapa fungsi hati di dalam tubuh yang perlu kamu tau:
- Menetralkan atau menghancurkan sisa dan hormon tubuh, seperti obat-obatan atau benda asing yang ngga diinginkan oleh tubuh.
- Menyimpan glikogen, lemak, zat besi, dan vitamin sebagai cadangan tubuh.
- Mengaktifkan vitamin D bersama dengan ginjal
- Berperan dalam pembekuan darah dengan membentuk protein plasma
- Membasmi bakteri dan sel darah merah yang mati.
Selain lima fungsi yang udah dijelaskan, hati juga merupakan salah satu pabrik biokimia di dalam tubuh, loh! Hati memproduksi garam empedu yang fungsinya buat membantu pencernaan dan penyerapan lemak.
Hepatitis dan Sirosis

Salah satu gangguan yang sering terjadi di hati (liver) adalah hepatitis. Hepatitis merupakan gangguan yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi virus, obesitas, atau yang paling sering adalah minuman beralkohol. Tingkat keparahan hepatitis beragam, dari gejala yang sedang dan masih bisa sembuh, sampai yang menyebabkan kerusakan hati akut masif dan bisa menyebabkan kematian.
Jika gangguan ini berulang, terutama karena kecanduan alkohol, bisa menyebabkan timbulnya sirosis. Sirosis adalah kondisi sel hati yang rusak secara permanen. Pada orang yang sehat, sel hati yang rusak masih bisa diganti dengan memproduksi sel hati yang baru dan sedikit jaringan penghubung (fibroblasts). Tapi, kalau kondisi ini terus berulang, jumlah fibroblasts akan melebihi sel hati dan bisa mengurangi efektivitas kerja hati.
Nah, sekarang Teman Sehat udah tau kan, apa aja fungsi dari organ hati. Kamu harus berhati-hati ya, terutama dengan gaya hidup yang kurang baik, seperti gemar mengonsumsi minuman beralkohol. Sakit hati yang satu ini, dampaknya lebih fatal loh, dari pada sakit hati diputusin pacar! Jadi, jangan lupa terapkan gaya hidup yang sehat ya, supaya hati kamu tetap sehat!
Editor & Proofreader : Firda Shabrina, STp.

