Yuk, Kenali Autoimun!

Teman Sehat, pernahkah kamu mendengar salah satu artis ibu kota yang terdeteksi penyakit ini? Yap, ngga seperti penyakit yang lain, ternyata Autoimun disebabkan oleh sistim imun kamu yang ngga bekerja seperti biasanya. Sistim imun yang seharusnya melindungi tubuh dari kuman jahat, mlah menyerang tubuh kamu. Mengapa ya, hal ini bisa terjadi? Mau tahu jawabannya? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Apa sih, Autoimun?

Teman Sehat, Autoimun merupakan keadaan sistim imun atau sistim kekebalan di dalam tubuh yang ngga bekerja sesuai dengan tugas yang seharusnya. Di dalam tubuh, sistim imun akan membantu mendeteksi, menghalangi dan menyerang ‘benda asing’ yang berpotensi mengganggu kerja tubuh. Biasanya ‘benda asing’ yang dimaksud yaitu, bakteri, virus, atau sel lain yang ngga dikenal oleh sistim imun.

Nah, jika tubuh mengalami Autoimun, maka sebaliknya, sistim imun ngga hanya menyerang ‘benda asing’ tetapi juga menyerang jaringan dan organ yang sehat di dalam tubuh. Autoimun banyak sekali jenisnya. Terdapat sekitar 80 jenis yang berpotensi menyerang tubuh. Lalu apa ya, penyebabnya?

Perkembangan penyebab Autoimun

Hingga saat ini, masih belum dipastikan penyebab dari penyakit ini. Dikutip dari laman Johns Hopkins Medicine yang menyatakan, bahwa hingga saat ini dokter masih belum tahu pasti penyebabnya. Hal ini dikarenakan banyak faktor yang menyebabkan penyakit ini bisa timbul, seperti faktor genetik, maupun disebabkan oleh produksi hormone di dalam tubuh.

Dalam tulisan yang terdapat pada laman MedlinePlus, selain dua hal tersebut adanya infeksi beberapa mikroorganisme (bakteri atau virus) atau konsumsi obat-obatan, juga bisa memicu perubahan pada kerja tubuh yang akan menyebabkan kebingungan pada sistim imun dan memicu timbulnya penyakit ini.

Siapa aja yang bisa terindikasi penyakit ini?

Menurut U.S. Departement of Health & Human Services, Women’s Health div.  dalam lamannya, ada empat golongan yang berisiko terkena penyakit ini, yaitu:

  1. Perempuan pada usia subur, pada usia subur perempuan lebih berisiko terkena penyakit ini dibandingkan dengan laki-laki dalam usia yang sama.
  2. Seseorang yang memiliki riwayat penyakit dalam keluarganya, seseorang yang memiliki riwayat penyakit Autoimun seperti Lupus atau Multiple Sclerosis. Riwayat penyakit ini, bisa memunculkan kemungkinan timbulnya jenis penyakit lain dari Automimun.
  3. Seseorang yang terpapar di lingkungan tertentu, jika kamu bekerja pada lingkungan tertentu, seperti lingkungan yang terpapar sinar matahari, cairan bahan kimia, ataupun kontak dengan virus dan bakteri, akan memicu penyakit ini. Bahkan paparan yang terus menerus, akan memperburuknya.
  4. Seseorang dengan ras atau etnis tertentu, penyakit ini bisa menyebabkan kelompok ras atau etnis tertentu yang terinfeksi menjadi lebih parah. Contohnya pada penyakit Lupus, akan semakin parah jika yang terinfeksi adalah orang Afrika-Amerika dan Hispanik (Amerika-Spanyol).

Perempuan dan Autoimun

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Scott dan Matthew, kemungkinan seseorang yang lebih besar terkena risiko penykit ini adalah Perempuan. Jika dibandingkan, 2:1 risikonya untuk perempuan lebih besar terkena penyakit ini, atau berkisar 6,4% perempuan vs 2,7% laki-laki, pada usia subur. Mengapa hal ini bisa terjadi? Penelitian mengenai hal ini masih terus dikembangkan, beberapa hasil telah dipublikasikan terkait penyebabnya.

Salah satunya yaitu penelitian dari Michigan University yang meneliti tentang ‘kunci’ perpindahan zat pada sel kulit yang disebut VGLL3. Pada hasil penelitiannya dikatakan bahwa kandungan VGLL3 yang terlalu tinggi pada sel kulit, akan menyebabkan sistim imun menjadi kurang terkontrol, sehingga akan memicu untuk menyerang diri sendiri atau menyebabkan Autoimun. Faktanya, kandungan VGLL3 ini banyak terdapat pada Perempuan bukan laki-laki.

Nah, Teman Sehat sekarang jadi lebih tahu kan tentang Autoimun. Yuk, mulai perhatikan pola makan dan gaya hidup kamu, agar terhindar dari penyakit ini.

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *