Pengen Beralih dari Gaya Hidup Boros? Mungkin Freegan Bisa jadi Pilihan!

Halo Teman Sehat! Apakah kamu merasa sering boros dan membeli barang yang ngga benar-benar dibutuhkan? Adakah dampaknya pada kondisi keuanganmu? Nah, jika kamu mempunyai keinginan untuk menghentikan gaya hidup ini, gaya hidup freegan merupakan langkah awal mengamankan kondisi keuanganmu. Yuk, simak lebih lanjut penjelasannya di sini!

Apa itu gaya hidup freegan?

Menurut European Journal of Marketinggaya hidup freegan merupakan perilaku anti konsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini didasari oleh buruknya kualitas hidup dan lingkungan yang diakibatkan dari pola konsumsi yang ngga bijak dan berkelanjutan (unsustainable). Biasanya gaya hidup ini, mengajak kamu untuk meminimalisir konsumsi bahan pangan dan barang yang ngga diperlukan. Oleh karena itu, freegan menekankan pada pemanfataan sumber daya yang udah tersedia.

Gimana sih prinsipnya?

Pada praktiknya, gaya hidup freegan memiliki tujuan untuk membatasi efek buruk akibat pola konsumsi yang kurang bijak. Contohnya, membuang bahan makanan (food waste) akibat konsumsi berlebih. Nantinya, perilaku ini akan memberikan dampak buruk terhadap lingkungan dan mengancam ketahanan bahan pangan. Oleh karena itu, gaya hidup ini berupaya menangani masalah yang akan ditimbulkan.

Upaya yang dilakukan

  • Memenuhi kebutuhan sendiri

Dalam meminimalisir pola konsumsi berlebih, biasanya para freegan berusaha untuk memenuhi kebutuhan makanannya sendiri. Tujuannya untuk menghindari eksploitasi berlebih yang biasa dilakukan terhadap hewan, tumbuhan, dan sumber daya alam. Selain itu, freegan juga menghindari penggunaan bahan sekali pakai yang ngga ramah lingkungan, memenuhi kebutuhan sendiri dengan berkebun, ngga membeli makanan secara berlebihan, dan berbagi makanan (sharing) dengan orang yang membutuhkan.

Bahkan, ngga jarang mereka para freegan berupaya menekan pola konsumsi dengan mencari makanan dan kebutuhan lainnya di tempat sampah, loh! Biasanya, para freegan mencari makanan di wilayah restoran atau tempat makanan karena biasanya di kawasan tersebut banyak ditemukan makanan yang terbuang sia-sia. Wah, emangnya ngga bahaya? Tenang, Teman Sehat! Walaupun sumber makanan diambil dari tempat sampah, tetap terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memastikan bahan makanan tersebut benar-benar layak konsumsi.

  • Anti-konsumerisme

Para freegan menentang gaya hidup konsumerisme. Artinya, Teman Sehat harus menghindari membeli barang-barang yang ngga tahan lama dan ngga dibutuhkan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, para freegan melakukannya dengan menerapkan sistem barter hingga belanja barang bekas yang masih layak pakai. Ngga menutup kemungkinan juga para freegan membeli bahan pangan dan barang yang ngga terlihat “sempurna” yang biasanya dibuang oleh supermarket.

Nah, seperti itulah gaya hidup yang dijalani bagi mereka yang memilih untuk menjadi freegan. Dengan menerapkan gaya hidup ini, jumlah makanan dan barang yang terbuang sia-sia dapat diminimalisir. Tentunya, dompet jauh lebih aman! Teman Sehat tertarik buat nyoba?

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.