Halo Teman Sehat! Sejak ditemukan pada tahun 1928 oleh Alexander Fleming, antibiotik dianggap sebagai penemuan yang mengubah dunia, bahkan seakan menjadi ‘dewa’ solusi dari berbagai penyakit manusia. Tapi, di saat yang sama Fleming juga mengingatkan agar menggunakannya dengan bijak untuk menghindari resistensi antibiotik yang efeknya lebih berbahaya. Wah, terus gimana cara mencegah hal ini? Simak ulasan berikut yuk!

Bijak menggunakan antibiotik
Teman Sehat, seperti yang kita tahu bahwa resistensi antibiotik adalah kondisi saat infeksi akibat bakteri ngga lagi dapat diobati dengan antibiotik atau bakteri telah kebal dengan obat tersebut. Hal ini disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang kurang tepat sebelumnya. Fyi, pada tahun 2013 CDC telah mengumumkan bahwa saat ini kita sudah memasuki era post-antibiotik, loh. WHO juga memperingatkan bahwa krisis resistensi antibiotik menjadi ancaman serius, bahkan telah menyebabkan jutaan kasus infeksi dan tujuh ratus ribu kematian per tahunnya.
Cegah resistensi qantibiotik dari hal sederhana
Nah, Teman Sehat dapat berperan aktif untuk mencegah resistensi antibiotik melalui 6 cara berikut:
1. Selalu praktikkan gaya hidup bersih dan sehat

Teman Sehat jangan lupa rajin mencuci tangan terutama setelah memasak dan dari kamar mandi ya! Bukan sekadar mempraktikkan gaya hidup bersih untuk mencegah penularan Covid-19 tapi ini juga bertujuan agar meminimalisir infeksi bakteri, maka konsumsi antibiotik ngga akan dibutuhkan dan resistensi antibiotik pun dapat dicegah.
2. Lakukan vaksinasi sesuai anjuran
Vaksinasi yang tepat juga akan mencegah infeksi bakteri loh, Teman Sehat! Jangan lupa lakukan vaksinasi untuk melindungi diri dan sekitar ya.
3. Berhubungan seks yang aman
Nah, selain itu penting juga mencegah penularan bakteri melalui hubungan seks, yakni melakukannya dengan aman dan perlindungan yang tepat ya, Teman Sehat.
4. Hindari mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter
Hal ini juga ngga kalah penting ya, sering kali kita merasa ngga enak badan dan mengkonsumsi antibiotik tanpa anjuran dokter, padahal penyebab infeksinya belum tentu karena bakteri ya, Teman Sehat.
5. Konsumsi antibiotik sesuai anjuran dokter

Nah, jika Teman Sehat merasa sakit lebih dari 3 hari dan keluhan ngga kunjung membaik dengan home treatment, Teman Sehat bisa ke dokter dan bila diberikan antibiotik, ikuti aturan konsumsinya seperti dosis dan waktu konsumsi serta harus dihabiskan sesuai instruksi meskipun kita telah merasa pulih. Nah, menghentikan konsumsi antibiotik sebelum habis sesuai anjuran dokter juga berisiko menyebabkan resistensi loh, sebab bakteri belum mati total dan memungkinkan akan kebal antibiotik pada infeksi selanjutnya.
6. Selalu jaga perilaku bersih dan sehat di sekitar hewan peliharaan
Terakhir, jika Teman Sehat mempunyai hewan peliharaan atau ternak, selalu cuci tangan setelah menyentuh, memberi makan atau merawat hewan. Jangan lupa juga untuk menjaga hewan peliharaan tersebut agar tetap sehat.
Teman Sehat, ternyata hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari bisa menyelamatkan kehidupan manusia ya! Kita tentu ngga ingin terjadi era ‘the dark ages of medicine‘ akibat bakteri ngga mempan dilawan, bukan? Yuk, jaga diri dan jaga keselamatan bersama!
Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

