Benarkah Jenis Golongan Darah Memengaruhi Infeksi Covid-19?

Halo, Teman Sehat! Sudah lebih dari 9 bulan pandemi terjadi dan hampir setahun sejak kasus Covid-19 ditemukan pertama kali akibat virus SARS-CoV2. Penelitian pun terus dilakukan untuk mencari data valid tentang virus ini. Nah, salah satu yang paling sering dibicarakan yaitu kemungkinan pengaruh jenis golongan darah dengan risiko infeksi dan tingkat keparahan Covid-19. Wah, apa hubungannya ya? Yuk, simak informasi berikut ini!

Golongan darah O berisiko rendah?

Teman Sehat, seperti yang diketahui terdapat 4 jenis golongan darah diantaranya A, B, AB dan O. Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan New England Journal of Medicine, tingkat keparahan Covid-19 berhubungan dengan golongan darah karena setiap orang memiliki gen yang berbeda-beda. Selain itu, jenis golongan darah juga memengaruhi risiko gagal napas pada pasien Covid-19. Risiko tersebut semakin meningkat pada pasien dengan golongan darah A dan lebih rendah pada golongan darah O.

Hal ini didukung dengan hasil riset tim dari Denmark dalam Jurnal Blood Advanced yang melaporkan adanya penurunan risiko infeksi Covid-19 pada golongan darah O. Akan tetapi, golongan darah ngga memengaruhi tingkat keparahan seperti risiko intubasi dan kematian akibat Covid-19. Intubasi merupakan prosedur medis dengan cara memasukkan tabung alat bantu napas ke dalam tenggorokan (trakea) pasien.

Antibodi alami pada golongan darah O

Dokter, Darah, Kehidupan, Pembuluh Darah, Sakit

Nah, kira-kira kenapa ya golongan darah O tampak lebih istimewa? Beberapa peneliti yang melaporkannya dalam jurnal Glycobiology menduga mekanisme ini berasal dari antibodi alami yang dimiliki oleh golongan darah O. Seperti yang diketahui, golongan darah O ngga mempunyai antigen dalam sel darah merahnya tetapi memiliki antibodi anti-A dan anti-B dalam plasma. Antibodi alami ini diduga mengganggu proses pengikatan protein virus sehingga risiko infeksi pun menurun.

Golongan darah bukan satu-satunya penentu

Eits tunggu dulu, Teman Sehat! Hasil riset ini tentunya ngga menjadikan kamu yang memiliki golongan darah O kebal, apalagi sampai abai dengan protokol kesehatan. Golongan darah hanyalah salah satu faktor genetik yang mungkin bisa berperan dalam proses infeksi virus SARS-CoV2. Masih banyak faktor lain yang menentukan respon imun seperti faktor inang dan faktor lingkungan. Jadi, meskipun hasil riset menyatakan golongan darah O berisiko rendah untuk terinfeksi, virus ini tetap bisa menyerang siapapun dengan golongan darah apapun yang ngga disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Cuci, Tangan, Sabun, Kebersihan, Bersih, Handwash

Bagaimana, Teman Sehat? Meskipun kamu semua sudah merasa lelah padahal pandemi sepertinya belum akan berakhir dalam waktu dekat, tentunya kamu harus tetap bijak menerima informasi. Yuk, disiplin bersama-sama agar segera bisa kembali beraktivitas dengan normal. Salam Sehat!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.