Diet yang Tepat Bagi Penderita Psoriasis

Psoriasis merupakan kondisi abnormal pada kulit. Mungkin masih banyak yang bertanya-tanya ini merupakan penyakit seperti apa, penyebabnya, hingga bagaimana diet yang tepat untuk penderita penyakit ini. Dari pada penasaran, baca artikel ini sampai habis, yuk!

Mengenal Psoriasis

Psoriasis merupakan salah satu penyakit inflamasi kulit bersifat kronik residif yang ditandai dengan plak kemerahan dan sisik tebal putih seperti perak. Kronik residif maksudnya penyakit menahun dan mudah kambuh, sehingga ketika seseorang penderita mulai membaik, penyakit ini dapat kambuh sewaktu-waktu.

penyakit kulit psoriasis
Foto: Pixabay.com

Psoriasis ini dapat diderita oleh siapa pun dalam berbagai usia loh, Sahabat Sehat! Sehingga kamu, anak, dan orang tua bisa aja menderita penyakit kulit ini. Selain itu, psoriasis lebih sering muncul di daerah siku, lutut, kulit kepala, dan punggung bagian bawah.

Hingga saat ini penyebab penyakit psoriasis belum diketahui secara pasti, tapi imunitas dan genetik diduga dapat mempengaruhi timbulnya penyakit ini. Meskipun ngga mengancam jiwa secara langsung, psoriasis ini dapat mempengaruhi kualitas hidup. Psoriasis juga berisiko terhadap munculnya beberapa penyakit yang mengancam jiwa, seperti penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, penyakit ini perlu ditangani, salah satunya dengan menerapkan diet yang tepat.

Bagaimana Diet yang Tepat bagi Penderita Psoriasis?

Dalam suatu penelitian dikatakan bahwa asupan makan mempengaruhi prevalensi dan tingkat keparahan psoriasis. Berikut ini beberapa rekomendasi diet yang dianjurkan pada penderita psoriasis.

diet tinggi asam lemak tak jenuh (PUFA)
Foto: Freepik.com

Asam Lemak Tak Jenuh

Sumber penting Polyunsaturated Fatty Acids (PUFA) adalah asam lemak omega 3 dan 6. Asam lemak omega 3 ini ngga bisa diproduksi tubuh, dan bisa diperoleh dari asupan makanan terutama dari ikan laut (minyak ikan). Minyak ikan bisa menjadi pilihan karena mampu mengubah komposisi serum dan lipid epidermis dan membran sel darah.

Pangan Bebas Gluten

Gluten merupakan protein nabati yang terdapat dalam berbagai jenis gandum, seperti oat dan gandum hitam. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa adanya perbaikan lesi kulit pada penderita psoriasis yang menjalankan gluten free diet.

Selenium

Selenium merupakan salah satu zat gizi mikro esensial yang berpengaruh terhadap respons imun. Kadar selenium yang rendah dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat keparahan psoriasis.

Vitamin D dan B12

Vitamin D dapat berpengaruh pada penyakit-penyakit inflamasi yang diatur oleh limfosit Th1. Sedangkan vitamin B12 memiliki pengaruh karena perannya dalam sintesis asam nukleat. Vitamin ini dapat ditemukan pada makanan hewani seperti daging, ikan, hati, dan telur.

Nah, jadi itu lah beberapa zat gizi yang dianjurkan bagi penderita psoriasis ya, Sahabat Sehat! Pemilihan diet yang tepat ini penting karena bisa memmbatu proses pemulihan agar lebih optimal.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Lufiana F, Siregar Y, Yosi A. 2019. Kadar Vitamin D dalam Plasma Darah pada Pasien Psoriasis di Kota Medan. JKF 2(1):6-11.
https://ejournal.medistra.ac.id/index.php/JKF/article/view/182

Mustifah EF, Hastuti R, Sari ARP, Mulianto N. 2017. Peranan Diet pada Tatalaksana Psoriasis. CDK-257/ 44(10):730-734.
http://www.cdkjournal.com/index.php/CDK/article/view/718

Yuliastuti D. 2015. Psoriasis. CDK-235/ 42(12): 901-906.
http://www.cdkjournal.com/index.php/CDK/issue/view/68

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.