Yuk, Kenalan dengan Prosedur Egg Freezing

Sahabat Sehat, akhir-akhir ini tengah ramai dibicarakan prosedur pembekuan sel telur atau egg freezing yang dilakukan oleh seorang public figur tanah air. Perempuan mempunyai batas usia subur atau menopause, tapi cara ini mampu membuat sel telur tetap bisa hidup dan dibuahi meski pemiliknya telah menua. Mengapa demikian? Yuk, simak berbagai informasinya di sini!

Alasan perempuan melakukan egg freezing

Umur rata-rata perempuan hamil dan memiliki anak bergeser setiap dekade tahunnya. Pada tahun 1980 rerata perempuan Amerika melahirkan bayi pertamanya di umur 22 tahun, sedangkan di tahun 2000  berubah di umur 25 tahun. Kemudian di tahun 2014 meningkat di umur 26 tahun. Tak hanya itu, angka kelahiran bayi oleh perempuan berusia 40-44 tahun di Amerika masih sekitar 2,3%. Padahal semakin tua umur, potensi perempuan memiliki anak semakin rendah. Oleh karena itu, beberapa perempuan memilih untuk melakukan egg freezing.

mengenl prosedur egg freezing
Foto: Pexels.com

Di dunia medis, egg freezing dikenal dengan istilah oocyte cryopreservation. Beberapa perempuan memilih melakukan prosedur ini karena menyadari bahwa usianya ngga muda lagi, sementara mereka belum memiliki pasangan atau baru saja mengakhiri hubungan lamanya sehingga belum akan menikah dan memiliki anak dalam waktu dekat. Bahkan perusahaan sekelas Facebook dan Apple bersedia mendanai prosedur egg freezing bagi pekerja perempuannya yang memutuskan menunda memiliki anak karena alasan profesional.

Tak hanya itu, alasan lain bisa juga karena seorang perempuan memiliki masalah kesehatan yang berdampak pada kesuburan, seperti anemia sel sabit, autoimun, endometriosis atau dalam masa pengobatan kanker, seperti radiasi atau kemoterapi. Beberapa perempuan yang memiliki kecenderungan terhadap sesama perempuan dan transgender juga melakukan prosedur egg freezing.

Bagaimana prosedurnya?

Perempuan muda memiliki potensi keberhasilan egg freezing lebih tinggi dibandingkan perempuan yang sudah berumur. Dokter menyarankan prosedur ini dilakukan perempuan berusia di bawah 40 tahun. Peluang setiap sel telur yang dibekukan kemudian lahir menjadi bayi hidup yaitu berkisar 2-12%. Dokter akan memberikan berbagai hormon supaya ovarium menghasilkan lebih banyak sel telur. Jumlah dan jenis hormon yang diberikan pun bervariasi.

Perawatan yang biasanya diberikan kepada pasien diantaranya berupa penyuntikan Folicle-Stimulating Hormone (FSH) dan Luteinzing Hormone (LH) yang memicu ovarium memproduksi sel telur lebih banyak; penyuntikan Gonadotropin-Releasing Hormone (GnRH) untuk mencegah ovulasi terlalu dini; serta penyuntikan Human Chorionic Gonadotropin (hCG) untuk memicu ovulasi.

Setelah sel telur matang, dokter akan mengambilnya dengan memasukkan jarum ke folikel ovarium atau bahkan operasi jika diperlukan. Lamanya waktu sel telur bertahan dalam beku masih belum dipastikan dengan jelas.

Dampak psikologis yang mungkin terjadi

Egg freezing ternyata ngga semudah yang dibayangkan. Selain cukup menguras biaya, prosedur ini juga berpotensi menimbulkan dampak psikologis bagi yang menjalaninya. Pasalnya, prosedur egg freezing membutuhkan waktu berminggu-minggu mulai dari pengecekan lab, injeksi hormon setiap hari, dan konsultasi dengan dokter berkali-kali.

Wanita Jatuh Berbaris Memeluk Satu Sama Lain
Sumber: Pexels.com

Studi terbaru menyebutkan bahwa 16% perempuan dari 200 perempuan yang melakukan egg freezing menyesal melakukan prosedur ini. Alasannya, yaitu karena rendahnya jumlah telur yang dihasilkan, kurangnya informasi tentang prosedur egg freezing, dan kurangnya dukungan emosional dari orang terdekat.

Nah Sahabat Sehat, sebelum melakukan egg freezing sebaiknya kamu mempertimbangkan segala kemungkinan secara matang. Minta dukungan dan saran dari orang di sekitar kamu supaya mendapatkan hasil dan keputusan terbaik. Jangan lupa bagikan informasi ini, ya!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Medical News Today. 2019. What to know about egg freezing. https://www.medicalnewstoday.com/articles/314815

Medical News Today.2018. Why You Need to Prepare for Anxiety and Disappointment When You Freeze Your Eggs. https://www.healthline.com/health/womens-health/egg-freezing-emotional-risks

The Guardian. 2014. Apple and Facebook offer to freeze eggs for female employees. https://www.theguardian.com/technology/2014/oct/15/apple-facebook-offer-freeze-eggs-female-employees

Mayo Clinic. Egg Freezing. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/egg-freezing/about/pac-20384556#:~:text=During%20this%20procedure%2C%20an%20ultrasound,the%20egg%20from%20the%20follicle.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.