Tips Minum Air Demi Ginjal yang Sehat

Halo Sahabat Sehat! Minum air merupakan salah satu cara untuk enjaga ginjal tetap sehat. Jumlah air yang masuk ke dalam tubuh pun sebaiknya dalam jumlah yang tepat. Sebagian orang berpendapat bahwa takaran air yang perlu diminum setiap hari adalah delapan gelas per hari.

Tapi, sebenarnya kebutuhan air setiap orang itu berbeda, loh! Hal ini didasari oleh adanya perbedaan usia, iklim, olahraga, kondisi kehamilan atau menyusui, dan penyakit yang menyertai.

cara bijak minum air untuk kesehatan ginjal
Foto: Pexels.com

Fungsi essensial air dalam tubuh

Sekitar 60-70% dari berat badan kamu terdiri dari air dan setiap bagian dalam tubuh menggunakan air untuk keberlangsungan fungsinya. Peranan air begitu penting dalam tubuh, yaitu membantu ginjal untuk membuang zat beracun dari darah dalam bentuk urin dan menjaga alirah darah supaya zat gizi yang dikonsumsi bisa sampai ke ginjal.

Kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan bisa mengganggu fungsi normal tubuh, termasuk kerja ginjal menjadi ngga optimal. Dampak kurang baiknya bila kondisi berlangsung lama, ginjal berisiko mengalami kerusakan. Oleh karenanya, asupan air yang seimbang menjadi vital dalam beraktivitas sehari-hari.

Cara bijak memastikan kecukupan air yang diminum

Melansir dari laman National Kidney Foundation, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya kecukupan cairan dalam tubuh terpenuhi. Ternyata, kebutuhan cairan antara laki-laki dan perempuan itu berbeda, yakni sekitar 3 liter cairan untuk laki-laki dan 2,2 liter cairan untuk perempuan setiap hari.

cara bijak minum air untuk kesehatan ginjal
Foto: Pexels.com

Air membantu mencegah kristal pembentuk batu ginjal, melarutkan antibiotik untuk mengobati infeksi saluran kemih, dan membuang bakteri penyebab infeksi. Tapi, minum air terlalu banyak ternyata juga ngga baik, loh. Misalnya pada pelari marathon yang mengonsumsi air dalam jumlah banyak, mereka berisiko mengalami kekurangan natrium karena terlalu banyak asupan cairan.

Oleh karena itu, kamu perlu menyesuaikan kebutuhan dan asupan air yang perlu dikonsumsi setiap harinya. Salah satunya dengan memperhatikan warna urin sebagai indikator kondisi dalam tubuh, seperti kuning gelap menunjukkan tubuh sedang mengalami dehidrasi.

Saat sedang malakukan prosedur pemeriksaan kesehatan, seperti penggunaan bahan kontras dan obat-obatan tertentu, juga kamu perlu mewaspadai jumlah air yang dikonsumsi karena bisa menganggu keakuratan hasil tes yang dijalani. Begitu pula pada kondisi khusus, seperti mengalami gangguan ginjal stadium akhir atau sedang menjalani hemodialisis yang perlu melakukan pembatasan konsumsi cairan.

Sahabat Sehat, siapa sih yang ngga ingin memiliki ginjal sehat? Nah, bijak dalam mengonsumsi air sebagai media penjaga kesehatan ginjal tentunya menjadi bagian tak terpisahkan, ya. Batasan dalam konsumsi air juga perlu diperhatikan pada orang-orang yang memiliki riwayat gangguan ginjal.

Menerapkan gaya hidup sehat, seperti membatasi asupan garam, ngga konsumsi alkohol dan merokok merupakan salah satu pendukung terwujudnya ginjal yang sehat. Sayangi ginjalmu dengan bijak mengonsumsi air sesuai takarannya!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Khatri, M. 2020. How to keep your kidneys healthy. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/keep-kidneys-healthy. Diakses 14 Maret 2022

National Kidney Foundation. 6 Tips to be “water wise’ for healthy kidneys. https://www.kidney.org/content/6-tips-be-water-wise-healthy-kidneys. Diakses 14 Maret 2022

Kidney Research UK. Hydration for kidney health. https://www.kidneyresearchuk.org/kidney-health-information/living-with-kidney-disease/how-can-i-help-myself/hydration-for-kidney-health/. Diakses 14 Maret 2022

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.