Holaa Sahabat Sehat! World Leprosy Day merupakan hari peringatan penyakit kusta dunia. Salah satu tujuannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kusta. Yuk, simak penjelasan di bawah ini untuk menambah pengetahuan Sahabat Sehat terkait penyakit kusta.

Penyebab dan Penularan Penyakit Kusta
Bakteri penyebab kusta yakni Mycobacterium leprae. Penularan penyakit kusta melalui kontak langsung dengan penderita kusta dengan jangka waktu yang lama. Selain penularan melalui kontak langsung, penyakit kusta juga bisa menular melalui inhalasi, yakni penularan melalui udara atau pernapasan, penularan melalui saluran pencernaan dan gigitan serangga.
Tanda dan Gejala Kusta
Tanda awal diawali dengan adanya bercak putih dan mulai mati rasa pada area bercak putih. Penderita kusta mengalami panas hingga menggigil, anoreksia, nausea, neuritis dan kadang disertai iritasi. Selain itu juga terdapat gangguan pada fungsi otot yang mulai melemah dan kulit yang mengering retak-retak.
Faktor yang Mempengaruhi Kusta
Umur
Penyakit kusta ada potensi untuk diderita oleh segala umur, namun jarang dijumpai pada seseorang dengan usia muda. dan lebih banyak dialami oleh orang tua. Hal ini dipengaruhi oleh daya tahan tubuh seseorang, pada usia lanjut, berbagai fungsi organ tubuh mulai mengalami penurunan termasuk sistem imun, sehingga akan mempermudah kuman kusta menyerang.

Jenis Lantai
Lantai hunian seseorang ikut berperan mempengaruhi terjadinya kusta. Kontruksi lantai rumah harus kedap air dan selalu kering agar mudah dibersihkan dari kotoran dan debu. Keadaan lantai rumah perlu dibuat dari bahan yang kedap terhadap air seperti tegel, semen, keramik. Lantai yang tidak memenuhi syarat dapat menyebabkan meningkatnya kelembaban dalam ruangan, sehingga menjadi tempat hidup dan perkembangbiakan kuman penyebab penyakit.
Kuman Kusta
Hasil penelitian membuktikan bahwa kuman kusta yang utuh memiliki kemampuan menular ke individu lain sedangkan yang tidak utuh tidak bisa. Penularan kuman kusta juga dipengaruhi oleh lamanya kuman berada di luar tubuh manusia. Kuman kusta yang keluar dari badan penderita mampu bertahan 1-2 hari. Lama waktu ini juga dipengaruhi oleh suhu atau cuaca. Apabila cuaca di luar panas, maka kuman akan cepat mati.
Riwayat Kontak dengan Penderita
Riwayat kontak merupakan riwayat seseorang berhubungan kontak fisik dengan penderita. Kusta ditularkan melalui penderita, jadi penularan lebih mudah apabila terjadi kontak dengan penderita. Seseorang yang tinggal serumah dengan penderita beresiko besar tertular penyakit kusta.
Sahabat Sehat di atas merupakan informasi terkait penyakit kusta. Pada momen hari kusta dunia ini, diharap lebih banyak masyarakat yang memiliki kesadaran lebih terkait adanya penyakit ini.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
