Tahukah kamu jika musik bisa membantu bayi untuk tidur nyenyak? Lagu pengantar tidur (lullaby) atau yang dalam bahasa Indonesia disebut sebagai ninabobo sudah lama digunakan untuk menenangkan bayi dan membantu mereka tertidur. Meskipun demikian, masih jarang yang secara konsisten menerapkannya. Tak hanya itu, terkadang musik yang diputar kurang sesuai sebagai lagu pengantar tidur.
Manfaat Musik untuk Bayi Sebelum Tidur
Apa saja kah manfaat musik untuk bayi yang hendak tidur? Sebelum si kecil tertidur, Sahabat Sehat dapat memutarkan musik pengantar tidur. Tujuannya, selain untuk menstimulasi bayi agar tidur nyenyak, berikut berbagai peran musik pengiring tidur.

Menambah kualitas tidur
Kualitas tidur yang baik akan mendukung tumbuh kembang si kecil. Anak yang mendengarkan musik saat tidur siang dan malam akan mempunyai kualitas tidur yang lebih baik. Musik yang menenangkan adalah intervensi efektif untuk mengurangi masalah tidur.
Meningkatkan perkembangan otak
Berdasarkan studi di Northwestern University, otak seseorang yang tidur nyenyak masih bisa mendengarkan dan belajar. National Association for the Education of Young Children merekomendasikan pengalaman musik saat masih bayi, balita, dan anak-anak untuk lebih memahami diri sendiri dan perasaannya. Mereka juga belajar menguraikan pola dan memecahkan masalah, memecahkan persoalan, serta peka dengan lingkungan sekitar.
Mempererat ikatan emosional orang tua dan anak
Mendengarkan musik pengantar tidur bisa mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak. Mendengarkan musik bersama sambil digendong dan diayun merupakan suasana nyaman untuk bayi, sehingga merasa tenang, dilindungi, dan diperhatikan. Jika orang tua ikut menyanyi atau bersenandung, maka bayi akan lebih mengenali dan merasa dekat dengan orang tuanya.

Waktu dan Jenis Lagu yang Tepat
Musik pengantar tidur berperan penting dalam membangun kualitas tidur bayi. Lalu, kapankah waktu yang tepat dalam menyalakan musik untuk menidurkan bayi? Sahabat Sehat bisa mulai menyalakan musik pengantar tidur saat sudah memasuki waktu tidur. Cara terbaiknya adalah menyalakan musik selama 20 menit karena dalam waktu tersebut bayi mencoba tertidur. Setelah bayi benar-benar terlelap, kamu bisa matikan musiknya.
Jika bayi terbangun tengah malam, maka hidupkan lagi musiknya. Salah seorang terapis musik bersertifikasi, Abby Whitlock, dari UAB Hospital, mengungkapkan bahwa musik klasik, seperti “Twinkle-Twinkle Little Star” dan “The Wheels on the Bus” dapat menjadi pilihan. Abby juga menjelaskan bahwa orang tua bisa langsung menyanyikan lagu pengantar tidur anak yang bernuansa lembut dan syahdu lainnya bisa menjadi pilihan tepat untuk menidurkan bayi dengan nyenyak. Sahabat Sehat juga bisa pilih musik instrumental untuk menciptakan suasana hening dan nyaman.
Saat lagu pengantar tidur atau lullaby ini diputar, saraf parasimpatik akan bekerja dan menurunkan hormon adrenalin dan meningkatkan hormon bahagia. Musik dengan karakteristik melodi yang sederhana, pola nyanyian berulang, dan struktur yang sangat singkat bisa memengaruhi denyut jantung menjadi lebih rendah. Alunan musik tersebut bisa mengubah rata-rata respiration rate, heart rate, dan membuat saturasi oksigen bayi menjadi lebih stabil. Hasilnya, kinerja seluruh organ vital menjadi lebih lambat, dengan begiru tubuh mudah mencapai siklus tidur paling dalam.
Memutar musik pengantar tidur menjadi solusi tepat untuk membuat bayi rileks dan nyaman, sehingga bisa tertidur dengan pulas. Kualitas tidur yang baik akan mendukung tumbuh kembangnya juga, loh! Sahabat Sehat bisa menidurkannya dengan bersenandung sambil mengayun bayi dan memutarkan musik supaya emosional kamu dan bayi bisa terhubung satu sama lain.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
