Beberapa diantara kalian mungkin masih asing dengan kata “Pangan Fungsional”. Yap, pangan fungsional merupakan produk pangan yang memberikan manfaat bagi kesehatan setelah dikonsumsi. Konsep ini dikenal dengan istilah FOSHU (Food for Specific Health Uses) di Jepang. Nah, tenyata makanan tradisional khas Indonesia yang ke dalam kategori pangan ini? Yuk, simak penjelasannya di sini!
Tempe
Siapa yang belum pernah mengonsumsi tempe? Yap, ternyata produk asli Indonesia ini, termasuk ke dalam kategori pangan fungsional. Selain kaya akan serat, ternyata kacang kedelai pada tempe memiliki kandungan senyawa isoflavonoid yang dipercaya bisa mencegah kanker.
Selain itu, kandungan protein pada tempe juga lebih mudah untuk dicerna oleh tubuh, loh! Semua itu berkat kinerja jamur jenis Rhizopus sp. selama proses fermentasi.
Dadih
Produk olahan pangan khas Minangkabau ini, merupakan produk olahan fermentasi dari susu kerbau. Biasanya dadih dibuat dengan menyimpan susu kerbau ke dalam bambu yang ditutup dengan daun pisang atau talas. Sebelum menjadi dadaih, susu memerlukan proses fermentasi atau penyimpanan selama kurang lebih 2 hari.

Proses ini berlangsung secara alami dari adanya aktivitas bakteri baik yang terdapat pada bambu dan daun pembungkusnya. Dadih memiliki tekstur yang lembut dan kental seperti yoghurt. Setelah diteliti, ternyata bakteri baik yang terdapat pada dadih, bermanfaat bagi sistem pencernaan.
Bekatul
Produk sampingan dari proses penggilingan beras ini ternyata memiliki kandungan gizi yang ngga main-main, loh! Hal ini yang membuat bakatul menjadi salah satu bahan yang berpotensi untuk dijadikan pangan fungsional. Bekatul memiliki kandungan serat pangan, vitamin dan mineral yang cukup tinggi.

Bukan cuma itu, senyawa fenolik yang terdapat pada bekatul juga bermanfaat sebagai zat antioksidan. Sayangnya ngga semua orang suka dengan cita rasa khasnya. Tapi, permasalahan ini bisa diatasi dengan mengolah bekatul menjadi beberapa produk. Salah satunya, menjadi tepung yang bisa digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan produk bakery.
Wedang jahe
Minuman penghangat badan yang satu ini sudah dikenal kaya akan manfaat. Jahe mengandung zat antioksidan yang cukup tinggi. Terdapat sekitar 50 komponen zat antikoksidan, salah satunya adalah gingerol. Jahe juga bisa digunakan sebagai pereda rasa mual atau biasa disebut sebagai antiemetik.
Nah, Teman Sehat ternyata banyak juga ya, pangan olahan tradisional khas Nusantara yang bermanfaat bagi tubuh. Yap, jangan sampai salah pengertian ya, pangan fungsional bukan berarti obat, loh! Tapi pangan ini memiliki manfaat lain ketika kamu mengonsumsinya. Yuk, jangan lupa sebarkan informasi ini kepada orang terdekatmu, ya!
Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP


