
Batuk sering dikaitkan dengan gejala berbagai macam penyakit ringan, seperti flu. Tetapi, kalau batuk yang kamu alami tetap bertahan dalam jangka waktu yang lama, bisa jadi ini merupakan gejala dari beberapa penyakit yang lebih serius loh, Sahabat Sehat!
Batuk Kronis
Batuk bisa dikategorikan sebagai batuk kronis jika sudah berlangsung selama lebih dari 8 minggu pada orang dewasa dan lebih dari 4 minggu pada anak-anak. Selain batuk, penyakit batuk kronis juga bisa saja muncul diikuti dengan beberapa gejala lain, seperti hidung tersumbat, lendir di bagian tenggorokan, sakit tenggorokan, suara serak, sulit bernapas dengan lancar, mual, dan batuk berdarah.
Biasanya, gejala batuk kronis ini akan hilang begitu penyebabnya sudah tertangani. Beberapa penyebabnya yang paling umum adalah rokok, asma, alergi, GERD, atau bronkitis. Tetapi, ada juga penyebab lain yang lebih serius, seperti penyakit atau gangguan pada paru. Nah, berikut ini beberapa contoh penyebab dari batuk kronis.
Asma
Pada penderita asma, otot di saluran pernapasan menegang, jalur napas membengkak, dan sel di jalur tersebut bisa memproduksi lendir yang tebal. Batuk adalah salah satu cara tubuh untuk mencoba memasukkan udara melalui semua gangguan ini. Gejala batuk pada kondisi asma biasanya dipicu oleh infeksi, cuaca, alergi, rokok, obat-obatan, atau bahkan kondisi emosional.
Bronkitis
Bronkitis yang sudah kronis bisa menyebabkan inflamasi jangka panjang di saluran pernapasan, inilah yang menyebabkan batuk. Bronkitis juga bisa menjadi bagian dari penyakit COPD yang umumnya muncul karena efek samping dari merokok.
GERD
GERD terjadi ketika asam lambung naik dari lambung ke kerongkongan. Naiknya cairan asam lambung tersbut bisa menyebabkan iritasi di kerongkongan sehingga meneybabkan batuk.

Efek jangka panjang dari infeksi
Infeksi jangka panjang, seperti pneumonia atau flu, bisa meninggalkan efek seperti batuk kronis yang terjadi dalam waktu lama. Bahkan walaupun semua gejala sudah hilang sekalipun, bisa saja jalur pernapasan masih mengalami iritasi untuk sementara waktu. Batuk kronis juga bisa terjadi sebagai akibat dari infeksi pada paru, seperti pada TB atau tuberculosis.
Postnasal drip
Postnasal drip atau yang disingkat PND ini adalah kondisi ketika ada lendir di bagian belakang kerongkongan yang berasal dari hidung atau sinus. Kondisi ini bisa membuat kerongkongan jadi iritasi dan memicu refleks tubuh untuk batuk.
Konsumsi obat penurunkan tekanan darah
Jenis obat penurun tekanan darah bisa menyebabkan batuk kronis pada beberapa orang. Biasanya kamu akan mudah mengenali jenis obat untuk menurunkan tekanan darah dari namanya yang berakhiran -pril, seperti benazepril, ramipril, dan captopril.
Penyakit jantung
Pada beberapa kasus, batuk dan sesak napas bisa menjadi gejala dari penyakit jantung atau gagal jantung. Orang dengan kondisi ini biasanya akan merasakan batuknya bertambah parah ketika sedang berbaring.
Sahabat Sehat, seperti yang sudah kamu baca di atas, memang ngga semua penyebab batuk kronis adalah penyakit yang serius. Meskipun begitu, tetap perlu waspada. Segeralah konsultasi ke dokter ketika batuk sudah berlangsung dalam waktu lama dan diikuti dengan gejala lain yang lebih berat.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP