Teman Sehat, pernahkah kamu mendengar informasi mengenai manfaat kurkumin, atau zat aktif pada kunyit bagi tubuh? Yap, pasti semuanya sudah tahu, salah satunya menjaga sistem kekebalan tubuh, agar bekerja dengan optimal. Tapi, tahukah kamu, ternyata ada informasi yang menyatakan kalau zat aktif ini memiliki ‘dampak lain’ buat tubuh, apalagi saat wabah COVID-19 melanda. Tapi, benar ngga ya? Yuk, simak penjelasannya di sini!
Zat aktif kurkumin

Kurkumin merupakan zat aktif yang bisa kamu temukan di dalam kunyit maupun temulawak. Zat aktif ini, masih tergolong zat antioksidan (polifenol), loh! Nah ternyata, zat aktif yang terkandung pada kunyit dan temulawak ini, sudah banyak diteliti oleh beberapa negara. Hasilnya, zat aktif ini ternyata memiliki banyak manfaat, seperti antibakteri, antioksidan, anti peradangan (inflamasi), dan membantu menurunkan gula darah.
Apakah ‘dampak lain’ zat aktif ini?
Ramai diperbincangkan pada laman sosial media, mengenai zat kurkumin yang terdapat pada kunyit dan temulawak bisa membantu penyebaran virus COVID-19. Hal ini dikarenakan seseorang yang mengonsumsi rempah yang mengandung kurkumin, akan meningkatkan kadar enzim ACE2 (Angiotensin Converting Enzyme2).

Sedangkan virus ini (SARS-Cov-2), ketika masuk ke dalam tubuh, akan berikatan dengan enzim perantara, enzim ini. Sehingga dikhawatirkan semakin tinggi kadar ACE2 maka semakin tinggi resiko mengalami Covid 19.
Apakah pernyataan ini benar?
Menanggapi hal ini, Asosiasi Profesor di dunia menyatakan bahwa belum cukup kuat uji klinis yang membuktikan hubungan antara peningkatan kadar enzim ACE2 dengan risiko seseorang terkena COVID-19. Selain itu, pada studi yang dipublikasikan oleh CellPress menyebutkan bahwa virus SARS-Cov-2, ngga cuma berikatan dengan enzim ini, tetapi juga dengan enzim lain, yaitu serine protease TMPRSS2.

Jadi, untuk sementara, pernyataan ini ngga ada kaitannya dengan peningkatan risiko seseorang mengalami COVID-19. Selain itu, menurut studi yang dipublikasikan di NCBI menyatakan bahwa mengonsumsi bahan pangan yang mengandung zat kurkumin akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Fakta lain yang menguatkan
Beberapa studi lain juga menemukan bahwa kurkumin memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Sebuah studi yang dilakukan di Universitas Gadjah Mada (UGM), baru-baru ini menyatakan bahwa zat ini jika berikatan dengan SARS-Cov-2 akan berpotensi menghambat aktivitasnya. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Mathew dan Hsu juga menyatakan bahwa zat aktif ini bisa menghambat perkembangan virus.

Salah satu Badan Keamanan Pangan di Amerika Serikat atau FDA (Food And Drug Administration) juga menyatakan dalam tulisannya bahwa belum pernah ditemukan masalah serius terkait penggunaan kurkumin pada dosis tinggi, sehingga dianggap sebagai bahan tambahan makanan yang relatif aman.
Nah, dari penjelasan tersebut sudah jelas, kan bahwa lebih banyak penelitian menyatakan zat aktif ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Ingat ya, Teman Sehat di dalam kedua rempah ini banyak zat aktif lain yang bisa kamu ambil manfaatnya. So, kamu ngga perlu panik dengan hal ini.
Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP
