Buku Digital vs Buku Cetak

Teman Sehat, saat ini kamu telah memasuki dunia digital di berbagai bidang. Perkembangan digital memudahkan segala aktivitas, seperti transportasi, pendidikan, makanan, atau literasi. Salah satu kegiatan literasi yang dimudahkan yaitu kesempatan membaca buku via HP, tablet, atau PC. Kira-kira lebih menyenangkan mana ya, membaca buku digital atau cetak? Let’s check it out!

Fakta-fakta

Jean M. Twenge dalam studinya menyatakan, anak muda saat ini lebih banyak membaca buku digital dibanding buku cetak, berbeda dengan generasi sebelumnya. Penggunaan media digital meningkat sangat drastis dari tahun 2006 ke 2016.

sumber: unsplash.com

Menurut sebuah studi, pada awal tahun 1990-an, 33% siswa membaca media cetak seperti koran, majalah, buku hampir setiap hari. Tapi, tahun 2016 turun drastis menjadi 2% saja. Dengan berkembangnya teknologi digital, penerbit pun ngga menyia-nyiakan pasar ini. Hasilnya, penerbit sudah mengeluarkan banyak buku-buku digital sebagai bacaan kekinian.

Siswa-siswa tersebut merasa lebih nyaman membaca buku atau majalah dari perangkat elektronik karena ngga perlu pergi ke toko buku dan tinggal mengunduh buku yang diinginkan.

Kecepatan membaca

Teman Sehat tahukah perbedaannya kecepatan membaca dari buku cetak dan juga buku digital? Menurut penelitian, waktu yang dibutuhkan anak muda untuk menerima informasi dari bacaan cetak ataupun media digital sebenarnya sama saja.

Namun, beda halnya dengan orang tua, seperti lansia. Fakta uniknya, lansia lebih cepat membaca dari media digital atau tablet PC-nya dibandingkan media cetak. Kondisi ini tentunya dipengaruhi berbagai kondisi dan ngga bisa disamaratakan di setiap negara.

Kenyamanan membaca

Kenyaman saat membaca sangat penting agar pembaca lebih memahami informasi di dalamnya. Ada yang lebih nyaman membaca dari buku cetak, ada pula yang lebih suka dari media digital. Masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan.

sumber: unsplash.com

Biasanya, membaca dari buku cetak memakan waktu lebih lama. Dengan begitu, kemampuan berpikir kritis akan lebih mudah berkembang. Namun, buku cetak juga memiliki kelemahan, seperti berat dan cenderung lebih susah untuk kemana-mana. Kamu juga harus pergi ke toko buku  untuk mendapatkannya.

Nah, sebaliknya buku digital lebih cepat didapatkan dan lebih mudah dibawa. Kelemahannya, mata akan mudah lelah saat mebaca buku digital. Orang-orang juga lebih suka membeli buku digital karena harganya lebih murah dibanding buku cetak.

Kemampuan memahami bacaan

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa media digital bisa mengganggu kemampuan kognitif anak-anak. Lalu bagaimana dengan buku digital?

Berdasarkan sebuah penelitian terbukti bahwa ngga ditemukan perbedaan pemahaman buku cerita anak versi buku digital ataupun buku cetak yang dibaca lantang oleh orang dewasa.

Twenge juga mengungkapkan bahwa ngga ada perbedaan kecerdasan anak muda yang membaca media digital maupun buku cetak. Tapi, mereka mengalami kesulitan untuk fokus membaca dalam waktu yang lama atau membaca teks yang panjang.

Nah, itu dia kelebihan dan kekurangan buku digitas VS buku cetak. Pilih sesuai kenyamanan dan keefektifan membaca kamu, ya! Jangan lupa bagikan informasi ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Referensi

Preschoolers’ Story Comprehension Similiar for Print and Digital Books https://www.sciencedaily.com/releases/2017/05/170501094248.htm Diakses pada 17 Mei 2021

Teens Today SPend More Time on Digital Media, Less Time Reading https://www.sciencedaily.com/releases/2018/08/180820094509.htm Diakses pada 17 Mei 2021

Reading A Book Versus A Screen: Different Reading Devices, Different Modes of Reading https://www.sciencedaily.com/releases/2011/10/111020094337.htm Diakses pada 17 Mei 2021

Students Perform Well Regardless of Reading Print or Digital Books https://www.sciencedaily.com/releases/2013/05/130524160710.htm Diakses pada 17 Mei 2021

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.