Gadget Menyebabkan Kanker pada Si Kecil, Mitos atau Fakta?

Teman Sehat, perkembangan gadget saat ini, ngga bisa kamu hindari. Yap, hampir setiap individu mulai dari anak-anak hingga orang dewasa memiliki alat iniNamun penggunaanya yang berkelanjutan, akan memberikan dampak buruk bagi perilaku si kecil dalam kesehariannya.

Si kecil akan cenderung asik sendiri dan bergantung pada gadget daripada belajar atau berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Selain itu, alat ini juga mengeluarkan energi yang dikenal sebagai gelombang frekuensi radio (RF), dan berhubungan dengan timbulnya risiko kanker, bahkan tumor. Tapi, benarkah gadget bisa menyebabkan kanker khususnya pada anak? Yuk simak penjelasannya di sini!

Inilah faktanya!

Radiasi RF merupakan bentuk radiasi elektromagnetik. Radiasi ini, bisa dikategorikan ke dalam dua jenis, yaitu ionisasi dan non ionisasi. Radiasi ionisasi merupakan jenis paparan sinar radiasi yang akan memengaruhi keadaan suatu benda yang dilewati. Contohnya yaitu sinar-x, radon, dan sinar kosmik.

Sedangkan pada non-ionisasi, paparan sinarnya ngga memengaruhi secara langsung benda yang dilewatinya. Contohnya yaitu frekuensi radio, frekuensi sangat rendah atau frekuensi daya. Paparan radiasi pengion, diketahui bisa meningkatkan risiko kanker.

Selain itu, paparan radiasi non-pengion juga memilki dampak meningkatkan risiko masalah kesehatan. Tapi menurut penelitian yang dilakukan, belum ada bukti yang konsisten bahwa pada beberapa alat yang memaparkan radiasi non-pengion seperti radar, oven microwave, gadget, dan lainnya bisa meningkatkan risiko kanker pada manusia.

Cara kerja gelombang radiasinya

Gadget bekerja dengan mengirim sinyal ke menara seluler terdekat menggunakan gelombang RF. Gelombang ini termasuk radiasi non-pengion, yang ngga punya energi cukup untuk menyebabkan kanker dengan merusak DNA secara langsung di dalam sel atau memanasakan jaringan tubuh.

Gelombang ini berbeda dengan gelombang pengion yang bisa langsung memutus ikatan kimia pada DNA. Sebagian besar penelitian yang dilakukan di laboratorium telah mendukung gagasan bahwa gelombang ini, ngga menyebabkan kerusakan DNA.

Bagaimana cara menghadapi si kecil?

Meskipun belum ada studi yang pasti mengenai risiko penyakit kanker pada penggunaan gadget, kamu perlu untuk membatasi penggunaannya. Hal ini dikarenakan alat ini bisa menyebabkan matanya mudah lelah, kurang tidur, kecemasan, bahkan depresi. Tentu, hal ini akan mempengaruhi tumbuh kembang si kecil.

Nah, itulah beberapa fakta yang perlu kamu tahu, Teman Sehat! Walaupun belum ada hasil penelitian yang konsisten mengenai hal ini, kamu tetap perlu mengatur penggunaan pemakaian gadget. Sibukan si kecil dengan aktivitas fisik bersama kamu dan teman-temannya, agar tumbuh-kembangnya lebih optimal. Jangan lupa, share info ini ke orang terdekat mu, ya!

 Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *