Istilah dalam Toksikologi yang Perlu Kamu Tahu!

Halo Sahabat Sehat! Kamu pernah mendengar tentang istilah racun, toksik atau toksikan? Pasti sering ya, apalagi pada kondisi ketika muncul kejadian luar biasa seperti keracunan makanan atau keracunan karena cemaran lingkungan. Yap! Istilah tersebut merupakan istilah yang termasuk ke dalam istilah-istilah toksikologi atau biasa juga disebut sebagai terminologi dalam toksikologi. Nah, supaya kamu ngga bingung dengan istilah dalam toksikologi, memiliki definisi sama atau berbeda. Yuk, cek tulisan berikut ini!

Apa itu Toksikologi?

istilah dalam toksikologi
Foto: Pexels.com

Sebelum kamu mengenali istilah-istilah dalam toksikologi, alangkah baiknya kamu mengenal dulu apa itu toksikologi. Yap! Toksikologi merupakan suatu disiplin ilmu yang mempelajari potensi bahaya yang ditimbulkan oleh substansi fisik dan kimia dari makhluk hidup dan lingkungan. Ilmu tersebut mempelajari hubungan potensi bahaya yang ditimbulkan akibat paparan zat terkait, mekanisme tindakan jika terjadi paparan, diagnosa dampak negatif paparan, pencegahan dan pengobatannya.

Dalam Toksikologi sangat banyak istilah yang perlu diketahui. Tapi, dari semua itu ada istilah penting yang paling sering didengar dalam keseharian kamu. Jadi, yuk cari tahu supaya kamu ngga salah mengartikan informasi yang dieroleh.

Istilah dalam Toksikologi yang sering didengar

  • Racun. Zat yang apabila masuk ke dalam tubuh (terserap, terhirup, atau tercerna) dalam jumlah tertentu bisa menimbulkan efek negatif seperti munculnya penyakit hingga kematian. Senyawa yang masuk ke dalam kategori racun merupakan semua substansi baik yang berasal dari makhluk hidup, lingkungan, maupun senyawa yang sengaja diproduksi secara industri.
  • Toksin. Toksin merupakan bagian dari racun itu sendiri. Toksin biasanya digunakan untuk menggambarkan senyawa yang dihasilkan oleh makhluk hidup, seperti tetanus (toksin yang dihasilkan oleh Clostridium tetani).
  • Toksikan. Berlawanan dengan toksin, toksikan merupakan kelompok racun yang ngga berasal dari makhluk hidup dan biasanya sengaja diproduksi untuk keperluan tertentu. Contohnya seperti pestisida.
  • Toksisitas. Diartikan sebagai kapasitas suatu racun yang dapat menimbulkan efek bagi tubuh.
Istilah dalam toksikologi
Foto; Pexels.com
  • Xenobiotika atau xenobiotik. Istilah ini merujuk kepada semua zat asing yang masuk ke dalam tubuh dan zat tersebut secara alami ngga diproduksi oleh tubuh. Misalnya seperti obat-obatan.
  • Dosis. Merupakan jumlah senyawa yang bisa memberikan pengaruh ke organ sasaran. Umumnya dosis dinyatakan dalam satuan berat atau satuan volume/luas permukaan tubuh.

Setelah membaca istilah-istilah tersebut, kamu tentu sudah bisa membedakan istilah-istilah tersebut dan mencari contoh umum yang banyak ditemui. Nah, saatnya kamu membagikan info ini juga ya ke orang-orang disekitar kamu. Salam Sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Referensi

JohnH. Diffus, et al. 2007. GLOSSARY OF TERMS USED IN TOXICOLOGY, 2nd EDITION. (IUPAC Recommendations 2007). Pure Appl. Chem., Vol. 79, No. 7, pp. 1153–1344, 2007. Doi:10.1351/pac200779071153
http://media.iupac.org/publications/pac/2007/pdf/7907×1153.pdf

Muji Rahayu dan Moch. Firman Solihat. 2018. Bahan Ajar Teknologi Laboratorium Medik (TLM): Toksikologi Klinik. Kementerian kesehatan Republik Indonesia.
http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-content/uploads/2018/09/Toksikologi-Klinik_SC.pdf

Science Learning Hub – Pokapū Akoranga Pūtaiao. 2012. Poisons and Toxins
https://www.sciencelearn.org.nz/resources/364-poisons-and-toxins

Related Posts

    1. Terimakasih kak sudah membaca. Semoga bermanfaat dan jangan lupa share ke orang-orang terdekatmu agar lebih banyak yang mendapatkan info ini ya! Salam Sehat!

    1. Terimakasih sudah membaca. Semoga bermanfaat ya ilmunya. Jangan lupa share ke orang-orang terdekatmu agar lebih banyak yang mendapatkan info ini ya! Salam Sehat!

    1. Sama-sama kak. Terimakasih ya, sudah membaca. Semoga bermanfaat dan jangan lupa share ke orang-orang terdekatmu agar lebih banyak yang tahu! Salam Sehat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.