Jeruk Mandarin, Buah terpilih di Tahun 2020!

Teman Sehat, tahukah kamu? Setiap tanggal 1 Juli, diperingati sebagai Hari Buah Sedunia, loh! Nah, setiap tahunnya, International Fruit Day mengadakan sayembara buah terpilih dan tahun ini pemenangnya adalah jeruk mandarin. Kira-kira, apa rahasianya, ya? Yuk, simak pembahasannya di sini!

Kandungan zat gizinya

Seperti yang kamu tahu, setiap bahan pangan mengandung zat gizi makro dan mikro yang beragam, sama seperti buah jeruk mandarin. Dalam 100 g buah ini, terdapat kandungan zat gizi makro seperti karbohidrat (12 g), protein (0,7 g), dan lemak (0,3 g). Selain zat gizi makro, ada juga kandungan zat gizi mikronya, seperti vitamin C, magnesium (Mg), kalsium (K), tembaga (Cu), dan zat besi (Fe).

Tahukah kamu, sama seperti dengan buah jeruk jenis lainnya, buah ini kaya akan kandungan vitamin C, loh! Dalam 100 g, buah ini mengandung 26,7 mg vitamin C. Kandungan vitamin dalam buah ini, sudah bisa membantu memenuhi kebutuhan per harinya sebanyak 45 – 90 mg (tergantung umurnya).

Buah ini juga mengandung serat total sebanyak 1,8 g (per 100 g), yang bisa bermanfaat bagi pencernaan kamu. Selain itu kandungan zat gizi mikronya, seperti tembaga (Cu) sebanyak 0,042 g (per 100 g), juga bisa membantu dalam produksi sel darah merah dan penyerapan zat besi.

Manfaatnya

Sudah bukan rahasia lagi, kalau vitamin C di dalam buah ini bermanfaat sebagai zat antioksidan. Zat ini berfungsi sebagai penangkal zat radikal bebas yang bisa mengganggu keseimbangan di tubuh kamu. Zat antioksidan akan meningkatkan fungsi sel imun untuk menghilangkan zat radikal bebas. Selain itu, zat ini juga akan meningkatkan kekuatan kulit dan jaringannya.

Selain itu, kandungan zat gizi lainnya seperti serat dan biasanya serat yang terkandung dalam buah ini adalah serat terlarut yang bermanfaat untuk membantu proses pencernaan. Selain itu, serat juga berperan sebagai bahan makanan untuk bakteri baik, loh!

Zat gizi lainnya seperti asam sitrat, ternyata bisa mengurangi risiko batu ginjal, loh! Berdasarkan studi yang diunggah pada Jurnal Urologi dan Arch Italia Urology and Andrology, konsumsi buah kelompok citrus secara regular, bisa meningkatkan kandungan asam sitrat yang bisa mengurangi risiko batu ginjal.

Selalu tertukar, tangarine dan orange?

Kalau kamu lihat lebih seksama, jeruk mandarin itu ternyata beda dengan jenis jeruk lainnya. Walaupun jeruk ini termasuk dalam genus yang sama, yaitu Citrus. Jeruk mandarin termasuk jenis jeruk tangarine atau jeruk keprok.

Jeruk jenis ini mempunyai ciri bentuknya yang tidak bundar sempurna, tetapi ada lekukan sehingga mudah untuk membukanya. Di Jepang jeruk ini dikenal dengan nama Satsuma mandarin, di bagian China lain, Brazil, Spanyol dan Filipina dikenal sebagai Ponkan sedangkan sebutan tangerine berasal dari Maroko.

Kalau jeruk lokal yang sering kamu lihat di pasar maupun supermarket, termasuk jenis orange (jeruk) yang merupakan campuran dari jenis pomelo dan mandarin. jeruk ini bentuknya beragam dengan warna campuran merah dan oranye serta rasanya yang cenderung manis.

Nah, Teman Sehat itulah beberapa hal yang perlu kamu tahu dari buah ini. Semoga bermanfaat, ya! Oh iya, karena kandungan vitamin C-nya baik untuk tubuh, konsumsi secara rutin bisa membantu menjaga tubuh dari penyebaran COVID-19! Selamat mencoba!

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *