Kurangi Plastik, Selamatkan Bumi

Halo Sahabat Sehat! Tahukah kamu bahwa menumpuknya sampah plastik merupakan salah satu masalah global yang berkontribusi terhadap ancaman keselamatan bumi. Penggunaan plastik telah diakui fungsinya yang sangat serbaguna, ringan, dan murah. Sayangnya, sampah plastik ini ngga bisa digunakan kembali atau hanya dalam jumlah tertentu yang bisa di daur ulang. Plastik kerap dijumpai baik produk makanan maupun barang yang dikemas dengan bantuan plastik.

mengurangi penggunaan plastik
Foto: Pexel.com

Mengapa harus mengurangi plastik?

Plastik yang biasa digunakan sebagai kantong belanja adalah salah satu penyebab utama terjadinya perubahan iklim. Pertama, meninjau dari awal proses produksi plastik yang menggunakan minyak bumi untuk diolah menjadi monomer melalui proses pembakaran. Proses ini nantinya akan menghasilkan banyak gas rumah kaca (nitrogen, ammonia) yang diemisi ke atmosfer. Kontribusi gas rumah kaca ini yakni munculnya kabut asap dan hujan asam.

Kedua, proses pembuangan dan pengelolaan sampah plastik di tempat pembuangan akhir (TPA) diketahui juga turut menyumbang keberadaan gas rumah kaca. Hal ini disebabkan oleh karena plastik ngga bisa diuraikan secara alami oleh bakteri dalam tanah, sehingga membutuhkan waktu ratusan tahun untuk bisa terurai dengan sendirinya.

Plastik ini sungguh nyata pengaruhnya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karenanya, pemakaian plastik perlu dikurangi guna menurunkan emisi sejumlah gas rumah kaca di atmosfer bumi. Penghematan bahan bakar fosil, pembatasan emisi gas berbahaya, serta pencegahan limbah baik di udara, tanah, dan air adalah manfaat yang juga diperoleh dari pengurangan plastik.

daur ulang plastik
Foto: Pexels.com

Kiat mencari alternatif pengganti plastik

Keselamatan bumi menjadi tujuan utama dalam strategi meminimalkan penggunaan plastik. Ada beragam cara dan tips untuk turut berkontribusi menguranginya, misalnya dengan membawa tas kain setiap kali berbelanja atau menggunakan kembali kantong plastik yang diperoleh sebelumnya untuk keperluan lain. Selain tas, kamu juga bisa beralih dari produk sekali pakai seperti popok, menjadi popok kain yang bisa digunakan berulang kali. 

Daur ulang sampah plastik menjadi bahan baku sekunder juga bisa dilakukan, misalnya botol air kemasan yang dimanfaatkan menjadi pot tanaman. Menggunakan produk plastik daur ulang yang tahan lama juga bisa menjadi pilihan. Hindari pula membeli sesuatu dengan cara membungkus atau produk berkemasan, dengan cara membawa tempat makan dan botol minuman sendiri. Namun, diantara semua yang sudah disebutkan, yang paling utama adalah meningkatkan kesadaran diri terhadap kebutuhan dan keinginan yang melibatkan penggunaan plastik. 

Sahabat Sehat, kamu bisa terlibat dalam aksi pengurangan sampah plastik ini, loh!  Kamu bisa memulainya dari cara yang paling sederhana dan melakukannya dari rumah. Awali sekarang, temukan sejuta manfaat yang bisa rasakan kemudian.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Lorencz K. 2022. 5 Helpful tips to reduce your plasti use-and why you should. https://www.healthline.com/nutrition/5-helpful-tips-to-reduce-your-plastic-use. Diakses 21 Agustus 2022

Ditjenppi. Ubah kebiasaan penggunaan plastik. http://ditjenppi.menlhk.go.id/kcpi/index.php/inovasi/347-ubah-kebiasaan-penggunaan-plastik. Diakses 21 Agustus 2022

Climate Conscious. 2021. How to reduce plastic waste and save the environment. https://medium.com/climate-conscious/how-to-reduce-plastic-waste-and-save-the-environment-d5c04b783f7d. Diakses 21 Agustus 2022

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.