Manfaat Menarik di Balik Susu “Basi”

Halo Teman Sehat! Apa yang terlintas di benak kamu saat mendengar istilah susu basi? Susu basi yang dimaksud di sini adalah susu fermentasi. FAO dan WHO (2010) mendefinisikan susu fermentasi sebagai salah satu produk susu yang diperoleh dari proses pembusukan dengan memanfaatkan mikroorganisme yang tepat sehingga menghasilkan penurunan tingkat keasaman dengan atau tanpa penggumpalan.

Mengonsumsi susu fermentasi ternyata bukan hal yang baru loh! Sejarah menunjukan bahwa bangsa Sumeria telah mengonsumsi susu fermentasi sejak 2500 tahun sebelum masehi. Berbagai negara di dunia pun memiliki susu fermentasi yang menjadi ciri khasnya masing-masing. Sebut saja kefir dari Turki, Kumys/koumiss dari Rusia dan Asia Barat, dan tak ketinggalan Tarag/Kurut dari negeri tirai bambu (FAO & WHO, 2010). Bagaimana dengan Indonesia? Kamu pasti udah familiar dengan dadiah/dadih dari Sumatera barat atau Dangke khas Enrekang, Sulawesi Selatan.

Lantas, apa manfaat yang bisa diperoleh dari konsumsi susu fermentasi? Banyak banget! Berikut 3 manfaat yang patut kamu pertimbangkan.

  • Susu fermentasi sebagai makanan fungsional

Makanan fungsional merupakan makanan atau bahan makanan yang memiliki dampak positif bagi kesehatan di luar kandungan gizi yang dimilikinya. Proses fermentasi yang diperkaya dengan prebiotik dan probiotik menghasilkan produk dengan manfaat super. Prebiotik, zat yang ngga bisa dicerna dalam susu, memiliki manfaat merangsang pertumbuhan dan aktivitas bakteri baik dalam usus. Sedangkan probiotik, bakteri baik dalam susu fermentasi, meningkatkan keseimbangan mikroba dalam usus (Rogelj, 2000)

  • Menjaga kesehatan kulit

Baru-baru ini dunia kosmetik dihadirkan dengan tren perawatan wajah menggunakan masker kefir. Masker berupa fermentasi susu kambing/sapi ini, memberikan manfaat yang nyata bagi kesehatan kulit. Lalu, bagaimana kalau dilihat dari ranah ilmiah? Studi yang dilakukan oleh Mori, et al (2016) di Jepang mengungkap fakta bahwa konsumsi susu fermentasi secara berkelanjutan memiliki efek menguntungkan bagi kulit yaitu dengan mencegah terjadinya kekeringan.

  • Mencegah penyakit kardiovaskular

Sebuah studi yang dimuat dalam Nutrition & Food Science International Journal (Ismail, 2017) menemukan bahwa konsumsi susu fermentasi berhubungan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular. Kalsium, peptida bioaktif, dan komponen lainnya yang belum teridentifikasi bisa mencegah terjadinya hipertensi. Kandungan asam linoleat memiliki efek menurunkan kadar lemak darah sehingga mencegah pengerasan pembuluh darah. Kemudian, beberapa bakteri baik dalam susu fermentasi bisa menurunkan kadar kolesterol. Dengan demikian, lengkap banget peran susu fermentasi dalam mencegah penyakit kardiovaskular.

Nah, apakah Teman Sehat mulai tertarik untuk mengonsumsi susu fermentasi? Dibalik proses pembuatan dan rasanya yang unik, susu fermentasi juga menghadirkan berbagai manfaat kesehatan yang menarik. Mulai saat ini, yuk biasakan mengonsumsi susu fermentasi sebagai alternatif konsumsi susu dan produk susu lainnya!

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.