Mitos atau Fakta: Minum Teh Bikin Sering Buang Air Kecil?

Hai Sahabat Sehat! Mari membahas mitos atau fakta seputar teh. Siapa sih yang ngga suka teh? Minuman yang sangat populer di Indonesia ini hampir bisa ditemui di rumah makan manapun. Teh bisa dibilang minuman yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Mulai dari yang premium hingga yang harganya terjangkau, semua tersedia dalam jenis yang beragam. 

Berbicara mengenai teh, mungkin Sahabat Sehat sewaktu kecil pernah dilarang oleh orang tua untuk jangan banyak minum teh karena bisa membuat kamu lebih sering buang air kecil? Apakah hal ini mitos belaka atau memang benar begitu faktanya? Simak penjelasan di bawah, ya!

kandungan teh
Foto: Pexels.com

Efek Diuretik pada Teh

Diuretik merupkan zat yang membantu ginjal mengeluarkan garam dan kelebihan air dari tubuh. Proses ini meningkatkan produksi urine, sehingga membuat kamu lebih sering ingin buang air kecil setelah minum teh.

Ketika ginjal mengeluarkan garam dari tubuh, garam ini menarik air bersamanya. Hal ini disebabkan oleh sifat osmotik garam, yang cenderung menarik molekul air ke arahnya untuk mempertahankan keseimbangan cairan dalam tubuh. Oleh karena itu, semakin banyak garam yang dikeluarkan oleh ginjal, semakin banyak juga air yang ikut terbuang. Inilah mengapa konsumsi teh, yang memiliki sifat diuretik, bisa membuat kita lebih sering merasa ingin buang air kecil.

minum teh
Foto: Pexels.com

Teh dan Hidrasi Tubuh

Meskipun teh bersifat diuretik, ini tidak berarti bahwa minum teh akan menyebabkan dehidrasi. Tubuh masih mendapatkan cairan ketika mengonsumsi segelas teh, dan efek diuretiknya tidak signifikan pada kebanyakan orang yang sehat. Jadi, minum teh masih bisa menjadi bagian dari kebutuhan cairan harian. Namun, penting untuk memperhatikan konsumsi teh agar tidak berlebihan.

Sahabat Sehat, konsumsi teh dalam jumlah yang terlalu banyak bisa menyebabkan beberapa efek samping. Salah satunya adalah gangguan tidur akibat kandungan kafein yang terdapat pada teh, terutama jika diminum menjelang waktu tidur. Selain itu, bagi sebagian orang, teh bisa menyebabkan masalah pencernaan atau iritasi lambung. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengonsumsi teh dengan bijak dan tidak berlebihan, supaua kamu bisa menikmati manfaatnya tanpa mengalami efek samping yang tidak diinginkan.

Referensi

Anggraini, A. P. 2020. Minum Teh Bikin Sering Buang Air Kecil, Kok Bisa?. https://health.kompas.com/read/2020/06/13/100000868/minum-teh-bikin-sering-buang-air-kecil-kok-bisa-?page=all#google_vignette

FKUI. 2021. Hindari Minum Teh Pas Sahur Biar Gak Bolak-Balik Toilet di Siang Hari! https://fk.ui.ac.id/infosehat/hindari-minum-teh-pas-sahur-biar-gak-bolak-balik-toilet-di-siang-hari/

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.