Narkoba, Kenali Manfaat dan Efek Sampingnya  

Halo Sahabat Sehat! Generasi muda wajib tahu nih istilah NARKOBA, mulai pengertiannya hingga dampak bahaya akibat penyalahgunaannya. NARKOBA merupakan singkatan umum dari narkotika dan obat atau bahan berbahaya yang memiliki efek candu bagi penggunanya.

Mengenal narkoba

Narkoba sebenarnya suatu senyawa golongan psikotropika yang biasa digunakan untuk membius pasien saat hendak melaksanakan operasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Obat ini bekerja dengan mempengaruhi kondisi psikologi seseorang, baik itu pikiran, perilaku, atau perasaan. Golongan obat yang termasuk dalam narkoba adalah narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

sering disalah gunakan inilah manfaat dari narkoba
Foto: Pexels.com

Narkotika adalah obat yang berasal dari tanaman atau bukan, sintetis maupun semisintetis yang memberikan efek terhadap perubahan tingkat kesadaran seseorang, pereda nyeri hingga menyebabkan ketergantungan bila digunakan tanpa pengawasan ketat.

Peraturan Menteri Kesehatan (PERMENKES) Nomor 4 Tahun 2021 membagi narkotika dalam tiga golongan, contohnya adalah kokain dan ganja (golongan I), fentanil dan metadon (golongan II), dan kodein (golongan III). Derajat ketergantungan berat ditimbulkan oleh narkotika golongan I.

Psikotropika yakni zat kimia, baik alami atau sintetis bukan narkotika, memiliki khasiat psikoaktif melalui pengaruhnya secara selektif pada susunan saraf pusat yang mengakibatkan perubahan perilaku dan aktivitas mental. Contoh obatnya seperti esktasi, amfetamin, diazepam, alprazolam yang dibagi dalam empat golongan.

Zat adiktif adalah suatu bahan atau zat yang mempengaruhi psikoaktif selain narkotika dan psikotropika. Senyawa ini bisa berbahaya bagi kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Contohnya yakni minuman beralkohol, nikotin dalam rokok, dan kafein.

efek samping dan bahaya narkoba
Foto: Pixabay.com

Manfaat dan dampak bahaya narkoba

Obat berbahaya dan zat adiktif juga memiliki manfaat dalam dunia kesehatan, yaitu sebagai analgesik (pereda nyeri), pemati rasa (anestetik), pereda diare dan terapi paliatif bagi penyandang kanker.

Namun, narkoba pun bisa berdampak negatif dan merugikan bagi kesehatan fisik dan mental. Setiap jenis narkoba memberikan pengaruh yang berbeda dalam tubuh, seperti organ jantung, otak, tulang, pembuluh darah, paru-paru, sistem saraf, pencernaan hingga risiko terinfeksi penyakit menular (TBC, HIV/AIDS, Herpes).

Sedangkan efeknya dalam kejiwaan yaitu timbul depresi, rasa ingin bunuh diri, melakukan tindakan kejahatan dan kekerasan hingga perusakan. Narkoba sangat rentan disalahgunakan bagi pengguna yang ingin mendapatkan rasa ingin mencoba, meningkatkan percaya diri, faktor lingkungan yang salah, yang akhirnya menjadi ketergantungan.

Sahabat Sehat, yuk turut terlibat dan berperan aktif dalam mensosialisasikan penggunaan dan bahaya narkoba untuk masyarakat. Berbagai penyimpangan dan gangguan fungsi sosial bisa menjadi senjata utama terhambatnya pembentukan generasi unggul di masa depan. Perangi narkoba, yuk!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Permenkes No. 4 Th 2021. Perubahan Penggolongan Narkotika. Menteri Kesehatan Republik Indonesia

Permenkes No. 2 Th 2021. Penetapan dan Perubahan Penggolongan Psikotropika. Menteri Kesehatan Republik Indonesia

Kemenkes. 2018. Hari Anti Narkoba. https://promkes.kemkes.go.id/?p=8833. Diakses 24 Juni 2022

Kemdikbud. 2021. Langkah cerdas mencegah bahaya narkoba dan zat adiktif lainnya. https://ditsmp.kemdikbud.go.id/langkah-cerdas-mencegah-bahaya-narkoba-dan-zat-adiktif-lainnya/. Diakses 24 Juni 2022

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.