Teman Sehat, di tengah kehebohan serangan Virus Corona di Wuhan, Menteri Kesehatan Dr Terawan Agus Putranto, pada Senin, 27 Januari 2020 menegaskan pentingnya memperkuat imunitas tubuh setiap penduduk agar tercegah dari serangan maut Virus Corona.
Hal ini berarti, mencegah Virus Corona pada tatanan individu tidak hanya cukup dengan memakai masker, cuci tangan, cukup minum, cukup istirahat, cukup olahraga, mengendalian stres, membatasi perjalanan ke wilayah berisiko, tetapi juga memperkuat imunitas tubuh.
Hubungan antara antibodi dan virus
Pada umumnya semua virus yang cocok dengan protein tubuh manusia, bila masuk ke dalam tubuh dapat dilumpuhkan oleh sistim imun tubuh. Caranya adalah melalui pembentukan protein antibodi tangguh, sebagai suatu sistim pertahanan alami tubuh.

Bila seseorang terpapar virus, tubuh yang sehat akan membentuk antibodi dalam waktu sekitar 10 hari. Kemudian bila terpapar lagi oleh virus tersebut maka tubuh yang sehat dapat segera membentuk antibodinya sehingga virus bisa dilumpuhkan.
Yuk, konsumsi makanan dengan kandungan zat gizi ini!
Banyak zat gizi dan senyawa aktif dalam pangan disekitar kita yang bila dikonsumsi dapat meningkatkan kerja sistim imun di dalam tubuh. Indonesia kaya akan beragam pangan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. Imunitas tubuh yang optimal merupakan kunci utama agar terhindar dari Virus Corona
Zat gizi dan senyawa tersebut misalnya: Vitamin C yang banyak dalam jambu, jeruk, tomat dan buah buahan segar. Beta karoten banyak dalam sayur, buah dan umbi berwarna kuning, orange dan hijau. Asam folat dalam jeruk dan sayuran hijau. Vitamin D dalam kuning telur, ikan, susu, jamur dan paparan matahari pagi. Vitamin E dalam kacang-kacangan, bayam, brokoli dan alpokat. Berbagai mineral terutama zink dan selenium dalam kerang dan kacang-kacangan.

Juga ada senyawa sulforaphane dalam brokoli, flavonoids dalam berbagai berri, allicin dalam bawang putih, gingerol dalam jahe, capsaicin dalam kapsikum dan cabe, curcumin dalam kunyit, cathechin dan L-theanin dalam teh hijau, papain dalam pepaya, dan resveratrol dalam anggur, kacang-kacangan dan berri.
Andaipun virus terus berhasil masuk ke dalam sel tubuh, virus ini masih bisa dikejar cepat dan dilumpuhkan sel pembunuh alami dalam tubuh atau sel NK bila imunitas tubuh optimal. Berbagai vitamin terutama Beta karoten, C dan D, zink, gingerol, genestein, curcumin, allicin, dan resveratrol dikenal mampu meningkatkan aktifitas sel NK.
Yuk, biasakan mengonsumsi beragam pangan tersebut baik sebagai makanan utama, maupun snek, bumbu atau minuman dalam konteks gizi seimbang agar dapat mendongkrak imunitas tubuh dan mencegah serangan virus.
