Sahabat Sehat, apakah pasangan anda mengalami gejala diabetes? Diabetes merupakan salah satu penyakit degeneratif yang dapat disebabkan karena tingginya kadar gula darah dalam tubuh. Ada beberapa hal yang dapat Sahabat Sehat lakukan ketika pasangan ada mengalami diabetes. Yuk simak artikel berikut!

Gejala Diabetes
Umumnya, gejala awal seseorang terkena diabetes bisa dikenal dengan istilah “3P”, yakni poliuria (sering buang air kecil), polidipsia (sering haus), dan polifagia (sering lapar), namun masih banyak gejala lainnya seperti penglihatan kabur, kesemutan, hingga penurunan berat badan secara tiba-tiba. Jika timbul gejala diabetes, ada baiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui rekomendasi terapi yang sesuai dengan faktor risiko dan gejala.
Penyebab Diabetes Melitus
Munculnya gejala tersebut dapat dipengaruhi dari kebiasaan seseorang yang dapat meningkatkan gula darah. Contoh kebiasaan masyarakat yakni mengonsumsi makanan dengan jumlah yang berlebihan, jenis yang dipilih tidak seimbang kandungan gizinya. Contohnya yaitu makanan dan minuman tinggi gula, lemak, dan natrium.
Perawatan Diabetes Melitus di Rumah
Beberapa pendekatan berikut bisa Sahabat Sehat lakukan ketika pasangan mengalami diabetes.
Perhatikan Pola Makan
Ketika mengalami diabetes, Sahabat Sehat perlu lebih cermat dalam menentukan kebiasaan makan. Mulai dari jumlah makanan yang akan dikonsumsi, jenis makanan, hingga pengaturan jadwal untuk setiap kali makan. Dianjurkan untuk makan dengan pola 3 kali makan utama, dan 3 makanan selingan.
Dalam memilih jenis makanan yang akan dikonsumsi, penggunaan bahan sumber karbohidrat kompleks lebih dianjurkan, seperti nasi merah, kentang, umbi-umbian, dan oat. Sumber protein, seperti ayam, telur, dan ikan sebaiknya diolah dengan menggunakan minyak yang sedikit. Lengkapi juga kebutuhan serat dari kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Selain itu, batasi konsumsi makanan yang banyak mengandung pemanis tambahan.

Rutin Lakukan Aktivitas Fisik
Aktivitas fisik yang dianjurkan kurang lebih dilakukan sebanyak 3–4 kali dalam seminggu dengan waktu kurang lebih 150 menit/minggu. Ada banyak contoh aktiitas yang bisa dilakukan, seperti jogging, jalan cepat, bersepeda santai, dan berenang.
Hindari Rokok
Paparan rokok dapat memperburuk resistensi insulin. Kandungan nikotin mempengaruhi sekresi pankreas melalui sel sel Beta Pankreas. Jika terpapar secara terus menerus, maka akan mengakibatkan penurunan sekresi insulin.
Berikan Support atau Dukungan Psikologis
Dukungan dari pasangan atau keluarga sangat diperlukan untuk mencapai tujuan terapi pasien diabetes mellitus. Tidak adanya dukungan dikhawatirkan menimbulkan ketidakpatuhan pasien dalam menjalani terapi yang dianjurkan, sehingga akan meningkatkan komplikasi yang berasal dari diabetes.
Itulah hal yang perlu dilakukan ketika pasangan kamu mengalami diabetes. Jangan lupa untuk selalu konsultasikan dengan dokter agar tidak menimbulkan penyakit penyerta lainnya.
Ditulis Oleh:
Aratsia Wahdinia Alamsah, S.Gz
S1 Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang/Gizi, Pendidikan Profesi Dietisien IPB University

