Ketika mendengar penyakit stroke, banyak yang menganggap bahwa penyakit tersebut hanya dialami oleh orang tua saja. Padahal, stroke juga bisa menyerang usia muda loh, Sahabat Sehat. Fakta ini mungkin mengejutkan, namun dengan mengetahui faktor penyebab dan cara mencegahnya dapat menyelamatkan banyak nyawa.

Apa itu stroke?
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) stroke terjadi ketika aliran darah ke otak tersumbat atau pembuluh darah di otak pecah. Akibatnya, sebagian otak tidak mendapatkan pasokan oksigen, sehingga sel-sel otak rusak atau bahkan mati. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan otak permanen, kecacatan jangka panjang, atau bahkan kematian.
Kenapa usia muda bisa terkena stroke?
Stroke usia muda sering kali dipicu oleh gaya hidup yang kurang sehat. Berikut beberapa faktor penyebab terjadinya stroke usia muda yang Sahabat Sehat perlu ketahui.
Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab utama terjadinya
stroke. Tekanan darah yang tinggi membuat pembuluh darah menjadi rapuh dan dapat
memicu pecahnya pembuluh darah sehingga terjadi stroke.
Kolesterol Tinggi
Kolesterol tinggi dalam darah dapat menyebabkan penumpukan plak pada dinding pembuluh darah sehingga aliran darah menyempit dan meningkatkan risiko pembekuan darah dan memicu terjadinya stroke.
Diabetes Mellitus (DM)
Diabetes melitus dapat menyebabkan perubahan pada pembuluh darah yang memicu pengerasan dan penyempitan pembuluh darah atau aterosklerosis. DM juga meningkatkan risiko terkena hipertensi, obesitas, dan peningkatan lemak dalam darah yang memperbesar kemungkinan terjadinya stroke.
Obesitas
Ketika seseorang mengalami kelebihan berat badan, tubuhnya cenderung menyimpan lemak di berbagai organ, termasuk pembuluh darah. Hal ini dapat memicu terjadinya hipertensi, kolesterol tinggi, dan DM yang seluruhnya merupakan faktor penyebab stroke.
Merokok
Merokok membuat darah lebih mudah menggumpal di dinding pembuluh darah, menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), dan mengurangi kemampuan HDL untuk membersihkan kolesterol jahat (LDL) yang berlebihan. Selain itu, merokok dapat memicu terjadinya penumpukan lemak di pembuluh darah.

Tips mencegah stroke di usia muda
Stroke pada usia muda dapat dicegah dengan cara mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Berikut beberapa tips yang bisa Sahabat Sehat lakukan untuk mencegah stroke di usia produktif.
Terapkan Pola Makan Sehat
Konsumsi makanan bergizi seimbang yang terdiri atas makanan pokok, lauk pauk hewani dan nabati, sayur, serta buah. Batasi konsumsi makanan yang tinggi garam, gula, dan lemak seperti makanan dan minuman kemasan, makanan siap saji, gorengan, dan makanan bersantan.
Rutin Berolahraga
Lakukan olahraga paling sedikit 150 menit/minggu dengan frekuensi 3—5 kali/minggu dengan aktivitas sedang seperti jalan cepat, jogging, atau berenang. Olahraga rutin efektif untuk mengontrol tekanan darah, gula darah, dan berat badan yang seluruhnya berperan dalam mencegah stroke.
Hindari Rokok
Merokok merupakan gaya hidup tidak sehat dan perlu diberhentikan untuk mencegah stroke usia muda. Segera berhenti merokok untuk menurunkan risiko terkena stroke secara signifikan.
Kontrol Faktor Penyebab Stroke
Periksalah kesehatan secara rutin untuk mengatahui dan memantau tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah. Segera lakukan pengobatan apabila terdapat masalah kesehatan.
Stroke bisa terjadi kapan saja, bahkan pada usia muda. Oleh karena itu, pencegahan stroke perlu dilakukan sedini mungkin, baik untuk mencegah stroke di usia muda maupun di usia lanjut. Ingat ya Sahabat Sehat, mencegah akan selalu lebih baik daripada mengobati!
Ditulis Oleh:
Nadiya Mutiara, S.Gz
Penulis merupakan lulusan S1 Gizi Universitas Diponegoro
yang saat ini sedang menempuh Pendidikan Profesi Dietisien
di IPB University.

