Halo Teman Sehat! Kebanyakan dari kita, makhluk sosial yang dilahirkan secara sempurna pasti hampir ngga lepas dari bunyi-bunyian, kan Teman Sehat? Yap, suara-suara seperti percakapan harian, suara binatang, kendaraan, alat dan sebagainya selalu mengiringi hampir di semua kegiatan kita. Tapi, adakalanya, kita merasa terganggu dan mengalami masalah setelah mendengar suara-suara itu. Itulah yang disebut juga sebagai polusi suara, Teman Sehat!

Teman Sehat, kamu merasa ngga kalau di abad ke-20 ini kebisingan semakin menjadi-jadi? Ya, apalagi di daerah perkotaan, suara kendaraan, lalu lintas, musik, alat elektronik atau percakapan manusia sering menimbulkan kebisingan. Beberapa kasus terkait polusi ternyata telah terjadi di Indonesia loh.
Pada tahun 2011, Kota Bandung dinyatakan memiliki polusi suara di atas batas toleransi, yakni di atas 60 db. Kebisingan ini banyak terjadi terutama di terminal-terminal, Teman Sehat. Ya, pasti kamu pernah mengalami hal ini kan? Selain itu, pada tahun 2016, warga di Deli Serdang mengeluhkan bisingnya suara yang muncul dari pabrik suatu perusahaan.

Ngga hanya ngerasa ngga nyaman, kebisingan ternyata bisa mengakibatkan berbagai masalah, loh Teman Sehat! Selan itu, pang penting kamu ketahui juga, ternyata, kebisingan juga bisa menimbulkan masalah pada tumbuhan dan hewan.
Secara alamiah, burung-burung dan serangga bisa mengirimkan serbuk sari dari bunga satu ke bunga yang lain. Setelah adanya kebisingan atau polusi suara, ternyata mereka beradaptasi dengan cara berpindah ke lokasi yang lebih sunyi. Inilah yang bisa menimbulkan perubahan jumlah tanaman di suatu wilayah, Teman Sehat!

Masalah kesehatan hewan juga bisa terganggu setelah adanya polusi suara. Risiko penyakit jantung juga meningkat seiring dengan terjadinya polusi suara. Ngga hanya pada hewan darat, polusi suara juga bisa mempengaruhi hewan laut loh, Teman Sehat! Berbagai polusi suara di perairan mungkin terjadi akibat pengeboran minyak, mesin kapal, atau senjata pertahanan suatu negara. Inilah yang kemudian bisa akibatkan masalah seperti gangguan otak dan pendengaran hewan laut.

Yap, hewan dan tumbuhan saja bisa mengalami gangguan kesehatan, apalagi manusia, Teman Sehat! World Health Organization (WHO) menyatakan kalau kebisingan bisa akibatkan masalah serius. Beberapa masalah serius yang bisa diderita akibat polusi suara:
- Gangguan tidur yang secara ngga langsung bisa mengganggu aktifitasmu,
- Gangguan fungsi jantung,
- Gangguan psikis,
- Efek pada tekanan darah dan sekresi hormone,
Lalu, gimana cara menanggulangi kebisingan yang selama ini mengiringi hari-harimu? Ya, kita bisa dukung penggalakan ruang hijau karena itu diharapkan mampu meredam kebisingan, Teman Sehat! Selain itu, mulai sekarang, sebaiknya kurangi frekuensi penggunaan headphone dan kamu bisa coba gunakan dinding peredam suara di rumahmu, Teman Sehat!

