Shirataki, Mi Rendah Kalori dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Halo Teman Sehat! Apakah kamu pernah mendengar tentang Shirataki? Yap, shirataki dalam bahasa Jepang artinya air terjun putih yang menggambarkan penampilan mi shirataki yang berwarna putih semi transparan. Shirataki banyak dikonsumsi oleh orang-orang yang menjalankan diet rendah kalori sebagai pengganti nasi atau mi. Apa saja kandungan dan manfaatnya untuk kesehatan? Yuk kita simak penjelasannya di bawah ini!

Apa itu mi shirataki?

Mi shirataki merupakan mi tradisional Jepang yang juga dikenal dengan mi glukomanan, mi konjak, atau mi konnyaku. Terbuat dari umbi tanaman konjac atau ubi konjac (Amorphophallus konjac) yang dikeringkan dan digiling untuk pembuatan tepung. Penggunaan tepung shirataki di Asia biasanya untuk pembuatan mie, tahu, makanan ringan serta obat-obat tradisional Tiongkok. Campuran tepung glukomanan dengan air dan sedikit air jeruk nipis mampu membantu mi mempertahankan betuknya.

Bagaimana kandungan gizinya?

Berdasarkan USDA, mi shirataki dengan berat 224 gram mengandung kalori 20 kkal, 6 gram karbohidrat, 0 gram protein, 0 gram lemak , 0 gram natrium, 0 gram gula, 40 mg kalsium, dan 6 gr serat. Kandungan serat larut glukomanan pada mi shirataki mampu membuat perut merasa cepat kenyang. Mi shirataki ngga menyebabkan gula darah naik  dengan cepat karena memiliki indeks glikemik nol loh! Karena mi shirataki ngga mengandung protein, maka beberapa produsen menawarkan mi shirataki yang dibuat dengan tahu.

Apa saja manfaatnya untuk kesehatan?

Kandungan serat larut glukomanan pada mi shirataki bisa membantu meningkatkan kesehatan tubuh. Berikut beberapa manfaat dari serat larut glukomanan:

  1. Memberikan rasa kenyang dan memperlambat pencernaan, sehingga rasa kenyang bisa bertahan lebih lama.
  2. Mengonsumsi serat glukomanan sebelum mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah banyak bisa mengurangi kadar hormon ghrelin, yaitu hormon yang digunakan untuk mengirim sinyal ke otak untuk meningkatkan nafsu makan.
  3. Menjaga gula darah tetap stabil karena glukomanan menunda pengosongan lambung yang bisa membantu mencegah naiknya gula darah setelah makan.
  4. Memelihara bakteri baik yang hidup di usus besar karena serat glukomanan mempunyai fungsi prebiotik. Fermentasi serat menjadi asam lemak rantai pendek dilakukan oleh bakteri yang bisa meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dengan melawan peradangan.

Apakah mampu menurunkan berat badan?

Berdasarkan pernyataan dietisien Cynthia Sass, R.D., jika hanya mengonsumsi mi shirataki tanpa mengubah gaya hidup apapun, maka ngga akan menghasilkan penurunan berat badan yang besar. Penurunan berat badan bisa terjadi jika makanan yang dikonsumsi merupakan makanan sehat dan seimbang yang dilakukan secara konsisten. Hal itu termasuk mengonsumsi banyak sayuran, protein tanpa lemak, lemak sehat, dan porsi karbohidrat yang tepat.

Nah, berdasarkan informasi di atas, tentunya Teman Sehat sudah paham mengenai kandungan shirataki dan manfaatnya untuk kesehatan. Jangan lupa untuk mengimbanginya dengan melakukan aktivitas fisik juga ya!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *