Simak 4 Tips Memilih Kemasan Pangan!

Teman Sehat, selama pandemi semakin banyak pengusaha di bidang pangan (food entrepreneurs). Banyak yang menawarkan kualitas, rasa, bahkan foto produk yang instagramable. Tapi ternyata ada komponen lain yang langsung kontak dengan produk mu, yaitu kemasan pangan. Yuk, simak tips mempersiapkan kemasannya di sini!

1. Perhatikan keamanannya

Tujuan utama pengunaan kemasan pangan yaitu melindungi produk dari berbagai faktor lingkungan yang bisa merusak kualitas produk. Contohnya cahaya, oksigen, kelembaban, hingga serangan bakteri jahat dan serangga.

Nah, karenaitulah kamu perlu menyesuaikan pemilihan kemasan dengan kebutuhan dan karakteristik produknya. Contohnya, produk pangan yang akan dikemas dalam keadaan panas, jangan menggunakan kemasan plastik untuk menghindari perpindahan (migrasi) dari komponen plastik ke produk.

Pastikan juga, kemasan ngga mengandung komponen yang beracun (toksik) dan berpotensi mencemari produk pangan. Beikut ini beberapa contoh komponen  kemasan yang berbahaya berbahaya bagi kesehatan manusia, seperti vinil klorida, stiren, akrilonitril, polivinil klorida (PVC), dan bisphenol A (BPA) pada kemasan plastik

2. Informatif

Selain memberikan keamanan bagi produk, kemasan yang digunakan harus memberikan informasi yang jelas mengenai produk mu. Informasi yang benar dan jelas akan memudahkan konsumen dalam memilih produk baik.

Nah, berikut ini beberapa keterangan yang bisa kamu cantumkan pada kemasan produk pangan, seperti nama produk pangan/nama brand, daftar ingredien/bahan, isi bersih dan berat bersih, nama dan alamat perusahaan, tanggal kedaluwarsa (expiration date),  sertapetunjuk penyimpanan dan pemakaian.

3. Mudah digunakan

Fungsi lain dari kemasan pangan yaitu memberikan kemudahan kepada konsumen dan produsen. Konsumen bisa memastikan kemasan yang digunakan bisa memudahkan dalam mengonsumsinya. Kegunaan kemasannya, seperti mudah dibuka-tutup atau bisa digunakan kembali (resealable packaging), ketika produk belum habis.

Bagi produsen, pastikan kemasan pangan memudahkan dalam proses pengiriman (delivery) produk. Jika produk didistribusikan ke tempat lainnya, jangan lupa pertimbangkan jenis transportasi, infrastruktur yang dilalui, dan kemungkinan kerusakan selama perjalanan.

4. Menarik

Tips yang ngga kalah penting yaitu unsur estetika dari kemasan yang digunakan. Semakin bertambahnya kompetitor di industri pangan, maka kemasan yang menarik dan khas bisa menjadi strategi pemasaran yang baik. Perhatikan unsur warna, bentuk, logo, dan tata letak tulisan. Jangan lupa, sesuaikan desainnya dengan profil usaha kamu, ya!

Nah, bagaimana Teman Sehat, apakah kamu sudah memiliki gambaran untuk memilih kemasan produk pangan? Ingat, jangan cuma keren aja, ya! Tapi, keamanannya juga perlu diperhatikan, karena kemasan langsung kontak dengan produk mu! So, jangan lupa sebarkan informasi ini ke orang sekitarmu, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.