Teh Hijau, Minuman Kaya Antioksidan

Halo Sahabat Sehat! Teh hijau acap kali disebut sebagai salah satu minuman paling menyehatkan di dunia. Yap, kamu mungkin sudah ngga asing dengan minuman yang satu ini. Teh hijau dikenal memiliki antioksidan yang tinggi loh. Antioksidan yang terkandung dalam teh hijau berpotensi memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh. Nah, berikut ini ragam khasiat teh hijau.

teh hijau kaya anatioksidan

Mencegah peradangan dan kerusakan sel

Sahabat Sehat, teh hijau terkenal memiliki kandungan komponen bioaktif yang baik bagi tubuh. Minuman yang bukan hanya memberikan efek menyegarkan, tapi juga mengandung senyawa alami, yaitu polifenol dan epigallocatechin-3-gallate (ECGC). Kedua zat ini diketahui mampu menurunkan peradangan, mencegah kerusakan sel, dan menurunkan risiko terjadinya beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, prostat, dan usus.

Memperbaiki fungsi otak

Memiliki potensi memperbaiki fungsi otak melalui komponen kafein dan l-theanine pada teh hijau. Kafein (caffeine) yang dikenal sebagai stimulan bisa mempengaruhi otak melalui pengeblokan neurotransmitter penghambat (adenosine) sehingga kadar dopamine dan norephinephrine meningkat. Sedangkan l-theanine juga dapat meningkatkan dopamine dengan meningkatkan aktivitas neurotransmitter penghambat (GABA), yang dikenal memiliki efek anti cemas.  

Mencegah penuaan dini pada otak, misalnya melindungi otak supaya terhindar dari penyakit Alzheimer dan Parkinson. Kandungan bioaktif pada teh hijau membantu menurunkan risiko demensia, gangguan neurodegeneratif yang sering dijumpai pada orang dewasa.

manfaat mengonsumsi teh hijau
Foto: Freepik.com

Mencegah diabetes melitus

Membantu mencegah diabetes melitus tipe 2 (DMT2). DMT2 melibatkan tingginya gula darah yang dapat disebabkan oleh resistensi insulin atau ketidakmampuan dalam menghasilkan insulin. Teh hijau diketahui dapat membantu memperbaiki sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah. Selain itu, kandungan kafein di dalamnya juga bisa membantu mobilisasi asam lemak yang berasal dari jaringan lemak untuk diproses sebagai sumber energi.

Manfaat lainnya

Mengonsumsi teh hijau, juga bisa membantu menurunkan risiko bau mulut melalui peran ketekin dalam menekan pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dalam rongga mulut yang menyebabkan infeksi, gigi berlubang hingga kerusakan gigi. Katekin merupakan salah satu jenis senyawa bioaktif yang berperan memberikan rasa pahit dalam teh.

Kandungan antioksidan yang tinggi juga memebuat minuman ini berpotensi untuk membantu mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti stroke. Pengendalian kolesterol total dan kadar LDL sebagai faktor risiko ini bisa dilakukan melalui pencegahan oksidasi LDL dengan bantuan antioksidan.

Nah, bagi Sahabat Sehat yang ingin menjaga kesehatan dan terhindar dari berbagai penyakit kronik, juga bisa mempertimbangkan teh hijau. Berbagai efek menyehatkan mungkin bisa kamu dapatkan, sehingga membuat kesehatan kamu menjadi lebih baik. Kamu juga bisa menikmati teh hijau bersama kudapan sehat, untuk mendapat maanfaat yang lebih maksimal.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Prasanth MI, et al. 2019. A Review of the Role of Green Tea (Camellia sinensis) in Antiphotoaging, Stress Resistance, Neuroprotection, and Autophagy. Nutrients

Medical News Today/Megan Ware. 2021. What are the health benefits of green tea?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/269538#_noHeaderPrefixedContent Diakses pada 27 Agustus 2021

Healthline/Kris Gunnars. 2020. 10 Evidence-Based Benefits of Green Tea. https://www.healthline.com/nutrition/top-10-evidence-based-health-benefits-of-green-tea#1.-Contains-healthy-bioactive-compounds Diakses 27 Agustus 2021 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.