Tidur Berantakan saat Puasa, Begini Aturannya!

Apakah kamu mengalami jam tidur yang berantakan saat puasa? Hati-hati ya Teman Sehat, jam tidur yang salah bisa mengacaukan aktivitas dan menurunkan produktivitas keesokan harinya. Selain itu, jam tidur yang buruk juga bisa menimbulkan masalah kesehatan jika dilakukan terus menerus. Lalu, bagaimana cara mengatur jam tidur yang sehat saat puasa? Yuk, simak beberapa tips berikut!

1. Pastikan jam tidurmu cukup

Sama seperti jumlah jam tidur pada hari biasanya, saat puasa jam tidur orang dewasa berkisar antara 7-8 jam. Jumlah jam ini, sesuai dengan saran dokter jika ingin menerapkan pola hidup sehat. Nah, jika jam tidur kamu kurang atau lebih dari saran yang dianjurkan, maka akan muncul beberapa risiko masalah kesehatan seperti stres, penurunan konsetrasi, hingga kegemukan atau obesitas.

Hal lain yang perlu kamu tahu, lamanya jam tidur berbeda-beda tergantung umurnya. Bagi anak-anak umur 6-12 tahun butuh 10 jam waktu tidur, umur 12-18 tahun 8-9 jam waktu tidur, sedangkan lansia butuh 6-7 jam waktu tidur per hari. Semakin bertambahnya umur, waktu tidur justru semakin berkurang, loh!

2. Jangan begadang!

Begadang atau tidur larut malam menyebabkan kamu mengantuk keesokan harinya. Belum lagi kamu harus bangun sahur sehingga jam tidur berkurang. Akibatnya, produktivitas saat di kantor atau konsentrasi belajar saat di sekolah menurun. Lalu jam berapa sebaiknya mulai tidur? Kamu bisa mulai tidur setelah selesai melakukan aktivitas solat tarawih atau tadarus, yakni sekitar pukul 9 atau 10 malam.

Kebiasaan tidur larut malam akan memengaruhi metabolisme glukosa dan hormon insulin. Jika keduanya terganggu, maka akan berisiko timbul beberapa penyakit seperti obesitas dan diabetes. Wah, meskipun begadang merupakan kebiasaan yang terdengar sepele, ternyata bisa menimbulkan penyakit berbahaya, ya.

3. Sempatkan tidur siang sejenak

Kamu bisa menyempatkan tidur siang sejenak selama 5-10 menit. Faktanya, tidur siang memang memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan kemampuan mengingat dan belajar, serta mengelola emosi bagi orang dewasa. Akan tetapi, kamu harus melihat situasi dan kondisi ya, jika tidak memungkinkan, alangkah baiknya untuk ngga memaksakan aktivitas ini.

4. Hindari tidur setelah sahur

Setelah kenyang makan sahur, kebanyakan orang melanjutkan tidur hingga pagi bahkan siang hari. Kamu perlu tahu, tidur setelah makan sahur bisa menyebabkan GERD, loh. Apa itu GERD? GERD atau Gastro Esophageal Reflux Disease adalah  kejadian naiknya isi lambung sampai ke kerongkongan. GERD menyebabkan rasa terbakar di dada atau perut bagian atas hingga bau mulut yang tidak sedap.

Untuk menghindari tidur setelah sahur, kamu bisa menggantinya dengan kegiatan lain seperti membersihkan rumah, menyiram tanaman, atau sekadar menghirup udara pagi di depan rumah.

Itu dia beberapa tips mengatur jam tidur supaya ngga berantakan saat puasa. Tidur berhubungan dengan kesehatan tubuh kamu, Teman sehat. Oleh karena itu, atur baik-baik ya. Semoga bermanfaat!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *