Tips Agar Terhindar dari Bahaya Toksoplasma

Halo, Teman Sehat! Kucing merupakan hewan lucu, menggemaskan, serta peliharaan favorit banyak kalangan. Sebagian orang memilih memelihara kucing karena tingkahnya yang manja, setia, dan menyenangkan diajak bermain. Namun, ada hal yang sering dikhawatirkan saat memelihara kucing, yaitu parasit toksoplasma yang ditularkan melalui kotorannya. Lalu, seberapa besar bahaya parasit tersebut? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Tanda dan gejala

Penyakit toksoplasma merupakan infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondhii yang menyerang orang dengan sistem imunitas rendah dan ibu hamil. Pada ibu hamil, penyakit ini bisa memengaruhi tumbuh kembang janin sehingga berisiko keguguran dan kematian janin saat dalam kandungan. Tapi, penyakit ini tergolong ringan apabila sang ibu memiliki sistem imunitas yang baik.

Frío, Los Dolores De Cabeza, Salud, Influencia

Tanda dan gejala saat seseorang terinfeksi penyakit ini mirip flu, yaitu demam, kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, radang tenggorokan, dan nyeri otot. Meskipun, biasanya penyakit ini dapat berangsur sembuh dalam waktu enam minggu.

Penyebab infeksi

Banyak sekali masyarakat yang menyangka bahwa penularan toksoplasma disebabkan karena bulu kucing. Padahal, faktanya infeksi ini ditularkan melalui kotoran kucing, bukan dari bulunya. Agar tak terinfeksi, berikut kebiasaan buruk yang harus kamu hindari berkaitan dengan pemeliharaan kucing:

Gato, Gatito, Árbol, Verde, Verano, Animales

  1. Menyentuh langsung kotoran kucing yang terinfeksi toksoplasma serta ngga mencuci tangan dengan sabun
  2. Sering mengonsumsi makanan mentah atau kurang matang
  3. Bayi yang baru dilahirkan dari ibu yang terinfeksi toksoplasma
  4. Ngga mencuci bersih buah atau sayuran yang telah terkontaminasi pupuk kandang

Cara aman memelihara kucing

Agar terhindar dari infeksi toksoplasma, berikut ini beberapa tips memelihara kucing yang bisa kamu terapkan sehari-hari:

shallow focus photography of white and brown cat

  1. Jangan memberi makan daging mentah. Hindarkan kucing dari konsumsi daging masih mentah seperti tikus, burung, dll. Beri kucing makanan khusus seperti dry food, wet food, atau daging matang yang terjamin kebersihannya
  1. Hindari kontak dengan kotorannya. Apabila membersihkan kotoran kucing, alangkah baiknya ngga menggunakan tangan kosong. Gunakan sapu tangan agar meminimalisir kontak langsung dengan kotorannya. Setelah membersihkan, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun hingga bersih
  1. Merawat kucing di dalam rumah. Sebaiknya, kucing peliharaan ngga dibiarkan bebas ke luar rumah agar ngga makan sembarangan yang memicu penyakit toksoplasma. Selain itu, lakukan vaksin toksoplasma di klinik atau rumah sakit hewan saat mencapai umur yang direkomendasikan dokter hewan
  1. Rajin memandikan kucing. Intensitas memandikan kucing yang baik sebanyak 3-4 kali dalam satu bulan menggunakan sampo khusus kucing. Pada dasarnya, kucing bisa membersihkan dirinya sendiri sehingga ngga dianjurkan untuk terlalu sering dimandikan. Kucing bisa terkena flu jika sering dimandikan, loh.

Nah, meskipun kamu suka memelihara kucing, tapi jangan lupa perhatikan juga kesehatan dan kebersihannya agar kamu senantiasa sehat dan terhindar dari tertularnya penyakit. Segera konsultasi ke dokter apabila muncul tanda dan gejala seperti di atas. Jangan lupa bagikan informasi menarik ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *