
Halo Teman Sehat! Akhir bulan sudah di depan mata nih. Apakah “bokek” sudah menghantuimu?
Usia muda paling sering dihadapkan dengan banyak pilihan dalam mengatur keuangan. Tidak jarang, pada akhir bulan kita sering mengeluh kehabisan uang untuk mencukupi kebutuhan.
Nyatanya, banyak pilihan keinganan untuk terus bersenang-senang menjadi kendala utama kaum muda dalam menciptakan kondisi finansial yang baik. Setelah mampu berpenghasilan, kesalahan yang paling sering dilakukan anak muda adalah membelanjakan uang melebihi kemampuannya, iya ngga?
Tidak heran jika banyak sekali anak muda yang mengeluh diakhir bulan uang mereka telah habis. Untuk menghindari itu, yuk bagi keperluan kita menjadi 4 kategori seperti ini!
1. Penting mendesak
Penting mendesak adalah kondisi dimana kebutuhan harus segera dipenuhi demi keberlangsungan hidup. Saat menerima gaji pisahkan kebutuhan penting mendesak seperti membeli makanan dan membayar sewa kost tepat waktu, jangan sampai kelaparan dan menunggak pembayaran sewa kost demi memenuhi kebutuhan yang tidak mendesak seperti membeli gadget terbaru atau berwisata.
2. Penting tidak mendesak
Kebutuhan penting tidak mendesak seperti menabung dan berinvestasi. Menabung dan berinvestasi merupakan hal penting demi keberlangsungan hidup Teman Sehat dimasa yang akan datang. Dengan melakukan kedua hal itu, anak muda bisa disebut cerdas memikirkan masa depannya, akan tetapi hal ini belum terlalu mendesak dan bisa ditunda jika memang kebutuhan utama belum terpenuhi.
3. Tidak penting namun medesak

Bagi sebagian anak muda, membeli baju atau alat make up untuk memperbaiki kualitas penampilan merupakan keadaan yang mendesak meskipun tidak terlalu penting untuk dipenuhi. Pada dasarnya, penampilan yang lebih baik merupakan daya tarik seseorang untuk lebih dihargai. Setujukah kamu?
4. Tidak penting dan tidak mendesak
Traveling ala sosialita, membeli gadget tebaru, hingga pengeluaran sosial seperti nongkrong di kafe atau pergi ke bioskop sering dijadikan anak muda sebagai kebutuhan utama dan terpenting. Tanpa disadari, pengeluaran menjadi membengkak. Padahal anak muda yang cerdas mampu menempatkan setiap kebutuhannya sesuai porsinya.
Berani berkata “tidak” pada setiap tawaran yang melebihi batas kemampuan Seman Sehat akan dapat menjadi penyelamat bagi kehidupan finansial.
Pada dasarnya penghasilan akan selalu dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan hidup seseorang, bahkan dapat berlebih, jika bisa dikendalikan dengan baik. Memisahkan berbagai kebutuhan dan keinginan dapat membantu dalam menentukan pilihan yang tepat, sehingga menghasilakan status finansial yang lebih baik.
Apakah kamu siap untuk tidak “bokek” lagi di akhir bulan? Yuk tuliskan jawabanmu di kolom komentar! (agt&don)


1 Comment