Yuk, Cek Kualitas Tidur Mu!

Hai Teman Sehat, siapa disini yang sering susah tidur? Susah tidur yang berakhir dengan scrolling feed instagram atau main games semalaman. Hayo, ngaku! Kamu tahu ngga sih, tidur merupakan kebutuhan dasar yang berperan penting untuk kesehatan tubuh, loh!

Setiap orang perlu istirahat yang cukup untuk memulihkan stamina tubuh setelah seharian beraktivitas. Sayangnya, masih banyak orang-orang yang mengabaikan hal ini, entah itu tuntutan tugas atau pekerjaan ataupun kebiasaan begadang yang sering dilakukan. Apa ya, dampaknya kebiasaan ini? Let’s  check it out!

Kenali kualitas tidurmu

Kualitas tidur merupakan kemampuan seseorang untuk bisa tidur dan memperoleh istirahat yang cukup. Kualitas ini bisa dikaitkan oleh tiga faktor, yaitu kebutuhan waktu untuk tidur, perpanjangan waktu, dan pengurangan jumlah terbangun. Ketiga faktor ini, diatur oleh sistem saraf di otak.

Saat kamu istirahat, aktivitas saraf di otak akan meningkat untuk mengumpulkan energi dan memulihkan stamina saat kamu bangun. Seseorang dengan kualitas istirahat yang buruk, akan mengalami beberapa hal, seperti sulitnya tidur hingga larut malam, terbangun di pagi buta, mengalami jam istirahat yang ngga beraturan, dan ngga puas kualitas dengan istirahat mereka.

Lalu, apa akibatnya jika kualitasnya buruk?

Seseorang yang memiliki kualitas tidur buruk, bisa menyebabkan gangguan kesehatan fisiologis dan psikologis, loh! Menurut Potter dan Perry (2010) dalam penelitiannya, kurang istirahat akan menyebabkan penurunan produktivitas, cepat lelah, daya tahan tubuh menurun, serta ketidakstabilan tanda-tanda vital. Selain itu, dampaknya dari sisi psikologis yaitu stres, ketidakstabilan emosional, percaya diri berkurang, ceroboh, dan terlalu mudah bertindak (impulsif) terhadap sesuatu.

Ganguan ini juga meningkatkan risiko diabetes, loh!

Ternyata kurang tidur juga berpengaruh pada risiko obesitas, loh! Shella, dalam penelitiannya menyatakan bahwa seseorang yang terjaga di malam hari, maka akan mengalami peningkatan rasa lapar dan nafsu makan. Nah, ngga jarang kan, kamu mengalihkannya dengan cara makan atau sekedar ngemil.

Tanpa disadari, kebiasaan ini lama-kelamaan akan menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko obesitas. Mengapa perlu hal ini perlu diperhatikan, karena kebiasaan ini bisa memicu munculnya risiko penyakit lain, seperti jantung, tekanan darah tinggi, bahkan stroke.

Yuk, lakukan ini!

Jadi, kalau kamu merasa mudah marah, moodswing, mudah lelah, dan sering ngga fokus, mungkin saja karena kamu kurang tidur. Kebutuhan istirahat setiap orang,  akan berbeda-beda sesuai dengan usianya. Semakin bertambah usia, maka jumlah kebutuhan istirahatnya akan berkurang.

Pada usia bayi kamu membutuhkan istirahat 14-18 jam/hari, sedangkan saat dewasa kebutuhannya menjadi 7-8 jam/hari. Sulitnya tidur, juga bisa dipengaruhi oleh tingkat aktivitas, gaya hidup, dan faktor lingkungan lainnya, seperti pencahayaan lampu kamar yang terlalu terang dan suhu kamar yang panas. Nah, kamu bisa mengatur pencahayaan, suhu kamar, atau bahkan memasang aroma terapi agar kualitasnya tetap terjaga.

Nah, Teman Sehat ternyata kualitas istirahat yang buruk itu sangat berpengaruh terhadap kesehatan kamu, ya! Yuk, biasakan istirahat dengan cukup dari sekarang, untuk investasi kesehatan kamu di masa depan!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *