Yuk, Ketahui 5 Penyebab Kulit Bersisik!

penyebab kulit bersisik, kulit kering
Foto: Pexels.com

Halo Teman Sehat! Tahukah kamu bahwa setiap hari tubuh melepaskan sekitar 30-40 ribu sel kulit untuk proses pembaruan kulit? Yap, lapisan kulit terluar tubuh mengandung campuran sel kulit mati dan minyak alami untuk membantu menahan air. Jika lapisan tersebut rusak, maka proses pembaruan kulit gagal dan menyebabkan kulit bersisik. Kulit bersisik biasanya ditandai dengan kulit kering dan pecah-pecah. Apa penyebabnya? Yuk simak penjelasan berikut.

1. Eksim

Eksim merupakan kondisi kulit yang memengaruhi 30% orang di Amerika Serikat dan sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Beberapa jenis eksim yang menyebabkan kulit bersisik meliputi:

  • Dermatitis atopik, gejala bercak kulit kering dan bersisik yang mengeluarkan cairan bening di siku, lutut, pipi, leher, kaki serta lengan.
  • Dermatitis seboroik, gejala ruam berkerak kekuningan atau putih di area kulit yang berminyak (kulit kepala, telinga, wajah, dan ketiak).
  • Eksim dishidrosis, gejala lecet kecil yang bisa berubah menjadi retakan kulit/kulit menebal di jari dan telapak tangan serta kaki.
  • Eksim varises, gejala kulit kering, bersisik serta panas di kaki bagian bawah.
  • Eksim asteatotik, gejala kulit kering bersisik dengan retakan merah di kaki bagian bawah.

2. Psioriasis

Kelainan autoimun umum yang menyebabkan timbulnya bercak kulit tebal dan bersisik. Selain itu, penderita psoriasis juga mengalami gejala pembengkakan, kekakuan, atau nyeri pada persendian. Psioriasis memengaruhi bagian tubuh siku, lutut, telapak tangan dan kaki serta punggung bawah.

3. Aktinik keratosis

Muncul di area tubuh yang banyak terkena paparan sinar matahari dan gejalanya meliputi benjolan berwarna terang/gelap terasa gatal dan sisik seperti tanduk atau kerak yang terdapat pada benjolan. Biasanya berwarna merah muda atau memiliki dasar cokelat atau abu-abu berukuran kurang lebih 2 cm atau seukuran penghapus pensil.

4. Lichen planus

Kondisi peradangan kulit dengan banyak benjolan kecil muncul di berbagai bagian tubuh, seperti mulut, pergelangan tangan dan kaki, dan punggung bawah. Gejala pada kondisi ini yaitu benjolan mengkilap berwarna merah atau putih, bercak tebal kulit bersisik serta gatal/nyeri di daerah yang terkena.

5. Ichtyosis vulgaris

Kondisi kulit tidak melepaskan sel kulit mati, sehingga sel kulit mati yang kering menumpuk di permukaan kulit yang membentuk pola mirip dengan sisik ikan. Gejala yang muncul meliputi kulit kepala terkelupas, kulit gatal, sisik berwarna cokelat atau abu-abu, dan kulit sangat kering.

Perawatan kulit bersisik

Kulit bersisik, perawatan kulit kering
Foto: Pexels.com

Perawatan untuk kulit bersisik tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan gejala. Salep dan krim bisa digunakan untuk mengobati kulit bersisik ringan tetapi tetap mengikuti anjuran dokter. Kemudian jika kulit bersisik disertai dengan tanda reaksi alergi yang parah, mual, muntah, demam tinggi serta lemas, maka perlu bantuan medis lebih lanjut.

Nah, berdasarkan informasi di atas, tentunya Teman Sehat jadi lebih memahami penyebab dari kulit bersisik. Jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada ahlinya untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai, ya. Semoga bermanfaat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Referensi

Gardner, S. 2019. Why Do I Have Scaly Skin?
https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/scaly-skin#1
Diakses pada 2 Februari 2021

Cobb, C. 2018. Treatments for scaling skin.
https://www.medicalnewstoday.com/articles/323967#treatments
Diakses pada 2 Februari 2021

Cobb, C. 2019. Scaling Skin.
https://www.healthline.com/health/scaling-skin#treatment
Diakses pada 2 Februari 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.