Teman Sehat, apakah kamu sering mengonsumsi ikan gabus? Yap, jika dilihat sekilas ikan ini terlihat mirip dengan ikan lele, loh. Ikan ini kaya manfaat, salah satunya dalam penyembuhan luka karena adanya kandungan albumin yang tinggi. Benarkah? Yuk, ketahui lebih lanjut informasinya di sini!
Kandungan zat gizinya
Ikan gabus (Channa striata) merupakan salah satu jenis ikan yang hidup di perairan umum atau air tawar. Sebagian orang kurang menyukainya, karena aromanya yang amis. Tapi ternyata, kandungan zat gizinya sangat bagus, loh!

Bedasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia tahun 2 017, ikan gabus dengan berat 100 g memiliki kandungan zat gizi 80 kkal; protein 16,2 g; lemak 0,5 g; karbohidrat 2,6 g; kalsium 170 mg; fosfor 139 mg; dan vitamin A 335 mg.
Kandungan protein ikan ini cukup tinggi jika dibandingakan dengan jenis ikan lainnya. Adanya kandungan protein albumin dan 15 jenis asam amino esensial yang 9 diantaranya berupa histidin, treonin, arginin, metionin, valin, fenialanin, leusin, isoleusin, dan lisin. Selain itu, kandungan asam lemak esensial dan zink, juga ada, loh pada ikan ini!
Manfaat ikan gabus
Ikan gabus telah banyak diteliti terkait manfaatnya untuk kesehatan. Berikut ini manfaat ikan gabus yaitu :

- Membantu penyembuhan luka. Kandungan albumin pada ikan ini, mempercepat pemulihan jaringan sel yang terbelah, sehingga membantu penyumbukan luka operasi, luka bakar dan saat sakit.
- Mengurangi risiko kanker. Kandungan albumin di dalam ikan gabus, juga mengandung zat allil sulfida yang bisa mengurangi risiko kanker.
- Bermanfaat bagi penderita penyakit jantung dan stroke. Ikan jenis ini, mengandung asam amino lysin dan prolin yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Kandungannya sebesar 17,02% yang berfungsi untuk menurunkan kadar lemak dalam darah.
Trigliserida (lemak baik) yang terkandung di dalamnya, juga yang mampu mengurangi risiko stroke dan serangan jantung. Sedangkan asam amino prolin berfungsi menguatkan otot-otot jantung.
- Anti hiperglikemik. Kandungan protein yang tinggi pada ikan ini, juga berfungsi sebagai zat antioksidan yang bermanfaat untuk menghambat enzim α-glukosidase penyebab berubahnya karbohidrat menjadi glukosa, sehingga bisa mengontrol kadar gula darah
- Membantu perbaikan gizi pada pasien ODHA (HIV). Pemberian ekstrak ikan gabus pada pasien ODHA, diketahui bisa meningkatkan nafsu makan dan kadar albumin pasien.
Bagaimana cara menikmatinya?
Kamu bisa menikmati olahan ikan gabus dengan berbagai macam cara, seperti:

- Bakso. Bakso ikan tentu sudah ngga asing dikonsumsi. Nah, kamu bisa mengkreasikannya dengan menggunakan ikan gabus sebagai bahan utamanya.
- Nugget. Menu ini bisa menjadi alternatif untuk kreasi makan si kecil, loh! Kamu bisa mengolahnya dengan bentuk yang menarik.
- Suplemen. Suplemen, biasanya digunakan bagi pasien yang memiliki albumin rendah.
Nah, Teman Sehat itulah berbagai manfaat ikan gabus dan olahannya. Ternyata ikan ini, bisa jadi alternatif pangan bergizi buat kamu, loh! Yuk, dicoba! Jangan lupa bagikan artikel ini ke orang terdekatmu, ya!
Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP
