
Halo Teman Sehat! Setelah sebelumnya membahas tentang persiapan saat menopause nanti, sekarang kita bahas tentang perubahan fisik yang terjadi saat menopause datang yuk!
Yap, jadi semakin bertambahnya usia kita nanti, para wanita harus menghadapi menopause yang juga kan berpengaruh pada perubahan fisik. Apa aja yang akan berubah?
1. Siklus haid tidak teratur
Awalnya siklus haid tidak teratur akan terjadi sebagai tanda awal, yang kemudian dapat menjadi lebih panjang atau pendek hingga akhirnya berhenti, hal ini terjadi karena pengaruh hormon dalam tubuh.
2. Gejolak rasa panas (hot flushes)

Arus panas umumnya mulai muncul saat hair tidak teratur. Arus panas ini disertai dengan rasa menggelitik dari beberapa bagian tubuh seperti kaki, tangan, hingga kepala. Arus panas ini awalnya muncul disekitar dada yang disertai dengan munculnya banyak keringat, jika tidak diatasi dapat menimbulkan rasa letih, sulit tidur pada malam hari, hingga bahkan depresi.
3. Jantung berdebar
Kadar estrogen yang menurun pada masa menopause menjadi salah satu penyebab munculnya gejala ini. Gejala ini dapat berkurang dengan berolahraga secara teratur, tidak merokok, mengendalikan asupan dan berat badan sehat.
4. Perubahan pada mulut
Perubahan dapat terjadi seperti hilangnya kepekaan rasa pada lidah dan gigi yang lebih mudah patah, sehingga sangat penting menjaga kebersihan mulut dan gigi menjelang maupun saat menopause datang.
5. Kekeringan vagina
Kekeringan terjadi karena lendir yang dihasilkan sedikit, dampak dari menurunnya kadar estrogen. Selain itu juga vagina menjadi lebih tipis dan kurang elastis.
6. Perubahan pada kulit
Estrogen berpean dalam menjaga elastisitas kulit, sehingga ketika menopause kadar estrogen menurun langsung berdampak pada menipisnya jaringan lemak bawah kulit, pengerutan kulit, kulit menjadi tidak elastis, dan tipis. Daerah yang umumnya mengalami gejala ini adalah wajah, lengan, dan tangan.
7. Penambahan berat badan
Hal ini umumnya terjadi karena rasa letih berlebihan yang dirasakan selama menopause, juga diiringin dengan pemilihan makanan tidak tepat dan jarang berolahraga.
8. Nyeri otot dan sendi

Rasa nyeri umumnya muncul karena perubahan hormon yang berdampak pada menurunnya aliran darah dan sintesis kolagen sehingga meningkatkan risiko rusaknya tulang rawan.
Perubahan lain yang terjadi adalah menurunnya imunitas yang menyebabkan seorang wanita lebih rentan terserang penyakit tertentu.
Nah, kamu udah tau kan, ternyata gejala-gejala menopause ngga bisa dibilang sepele. Jika kamu tidak mengontrol makanan dan aktivitas dengan tepat, maka berbagai penyakit amat rentan untuk datang loh. Bagaimanan pendapatmu? (agt&don)

