4 Fakta Unik Tomat yang Wajib Kamu Tahu!

Halo, Teman Sehat! Apakah kamu suka mengonsumsi tomat? Tomat merupakan bahan pangan yang sangat mudah ditemui di pasaran. Tomat bisa dikonsumsi secara langsung dalam bentuk segar maupun olahan seperti jus tomat, saus tomat, pelengkap masakan, dan lain-lain. Di sisi lain, ternyata tomat punya beberapa karakteristik yang unik dan berbeda dari buah atau sayur lainnya. Kira-kira apa saja fakta unik tomat terebut? Yuk, simak penjelasannya di sini!

1. Termasuk golongan buah dan sayur sekaligus

red cherry on white ceramic bowl

Ternyata tomat termasuk ke dalam golongan buah dan sayur, loh! Dalam klasifikasi botani, tomat termasuk golongan buah. Menyimak pengertiannya, buah adalah produk berbiji yang tumbuh dari tumbuhan berbunga. Artinya, tomat termasuk buah karena mengandung biji dan tumbuh dari bunga tanaman tomat. Sementara, tomat dalam klasifikasi kuliner termasuk sayuran. Yap, hal ini juga didasari pengertian sayuran secara kuliner di mana tomat sering digunakan dalam hidangan gurih.

2. Kandungan likopen meningkat ketika diolah

Sup, Makanan, Tomat, Tomatoe, Tabel, Makan Malam

Tomat dikenal kaya akan likopen, yaitu senyawa dalam tomat yang berperan sebagai antioksidan. Likopen pada tomat yang diolah menjadi jus, saus, puree dan pasta terbukti lebih tinggi dibandingkan tomat segar. Hal ini dikarenakan ketika tomat diolah, terjadi pelepasan likopen dari jaringan akibat perubahan komposisi dan struktur. Likopen juga dipengaruhi oleh tingkat kematangan, di mana likopen semakin tinggi jika tomat semakin matang.

3. Kaya akan vitamin A, kalium, dan vitamin C

Camilan, Italia, Makanan, Piring, Lezat

Pada tomat yang sudah matang dalam setiap 100 gram mengandung vitamin A sebesar 1.500 SI dan vitamin C sebesar 40 mg. Selain itu, tomat juga kaya akan kalium dengan kandungan sebesar 266 mg dalam 100 gram. Tomat juga dikenal rendah kalori karena hanya memiliki 20 kalori dalam 100 gram. Ngga hanya itu loh Teman Sehat, ternyata tomat juga termasuk kategori bahan pangan berserat tinggi dengan kandungan serat 4,2 gram dalam 100 gram.

4. Likopen dalam lemak

Saus Sambal, Cabai, Makanan, Kulit Rasa

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tomat justru lebih baik dimakan dalam bentuk olahan. Daya serap likopen lebih tinggi setelah diolah. Bahkan ketika tomat dalam bentuk pengalengan, ajaibnya kandungan likopennya ngga rusak, loh. Walaupun begitu, sebaiknya kamu harus membatasi menggoreng tomat terutama ketika membuat sambal. Hal ini dikarenakan sifat likopen ketika larut lemak akan sulit diserap tubuh.

Itu dia fakta unik tomal yang harus diketahui. Apakah kamu semakin tertarik untuk mengonsumsi tomat?  Semoga informasi ini bermanfaat! Jangan lupa share informasi ini ke orang terdekat kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.