4 Manfaat Buah Merah Papua bagi Tubuh!

Teman Sehat, tahukah kamu buah merah? Yap, buah lokal yang berasal dari Papua ini, biasanya digunakan sebagai bahan pangan alternatif. Bahkan, biasanya buah ini dijadikan sebagai cadangan makanan saat wilayah Papua dilanda kekeringan. Nah, semakin penasaran kan, seberapa besar manfaatnya? Yuk, simak manfaatnya di sini!

Kandungan zat gizinya

Buah merah merupakan buah endemik Papua yang memiliki potensi sebagai pangan fungsional. Hal ini dikarenakan mengandung senyawa karotenoid yang tinggi. Selain itu, kandungan zat aktif lainnya seperti tokoferol, betakaroten, asam lemak esensial dan mineral, terutama kalsium, zat besi, dan fosfor.

Sumber: www.putratani.com 

Kandungan zat karotenoid pada buah merah, mengandung zat antioksidan yang tinggi, sehingga mampu meredam paparan radikal bebas di dalam tubuh. Bahkan buah ini berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku obat degeneratif, seperti diabetes, jantung, kolesterol, asam urat, osteoporosis, serta sebagai anti infeksi, seperti HIV/AIDS.

Manfaat buah merah

Melihat banyaknya kandungan zat gizi dan senyawa aktif di dalam buah ini, ngga heran buah ini sangat bermanfaat bagi tubuh. Berikut 4 manfaat kesehatan yang bisa kamu peroleh dari buah ini!

1. Mengurangi risiko penyakit degeneratif

Buah merah memiliki kandungan zat antioksidan yang cukup tinggi, diantaranya karotenoid dan tokoferol. Zat ini berfungsi sebagai anti kanker, karena mampu melawan zat radikal bebas yang bisa meningkatkan risiko kanker jika menumpuk di dalam tubuh.

Selain itu, kandungan senyawa aktif beta-karoten di dalam buah ini, mampu mencegah penumpukan flek pada pembuluh darah arteri, sehingga melancarkan aliran darah ke jantung dan otak. Oleh sebab itu, konsumsi buah ini bisa mencegah dan mengurangi risiko serangan penyakit degeneratif, seperti hipertensi, jantung, stroke, dan kanker.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Buah merah mengandung zat tokoferol (vitamin E) dan beta-karoten yang cukup tinggi, yaitu masing-masing 21,20 mg dan 1,980 mikrogram per 100 g. Kedua senyawa ini, selain berfungsi sebagai zat antioksidan, juga bisa meningkatkan sistem imun, loh!

Khususnya, bagi penderita penyakit HIV/AIDS. Tokoferol (vitamin E) dan beta-karoten akan bekerjasama memecah senyawa asam amino yang dibutuhkan untuk perkembangan virus HIV, sehingga virus ini ngga mendapatkan makanan untuk tumbuh.

3. Mengurangi risiko asam urat

Asam urat bisa terjadi, karena fungsi hati ngga berjalan dengan baik, sehingga hati memproduksi asam urat secara berlebihan yang akan menumpuk di ginjal. Asam urat yang menumpuk akan menjadi batu dan dibawa ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Kemudian asam urat akan menggumpal, utamanya di ujung jari-jari tangan dan kaki.

Sumber: www.tribunnews.com

Zat tokoferol di dalam buah ini bisa membantu mengencerkan dan melancarkan aliran darah, sehingga memperbaiki sistem kerja hati. Jika fungsi hati maksimal, maka yang benar dapat mengurangi produksi asam urat, sehingga mencegah dan mengurangi risiko penyakit asam urat.

4. Mengurangi risiko osteoporosis

Salah satu kandungan zat gizi mineral yang tinggi di dalam buah merah yaitu kalsium (544 mg/100 g). Kadungan kalsium yang tinggi, bisa membantu mencegah osteoporosis. Osteoporosis disebabkan kurangnya asupan zat gizi kalsium pada tubuh. Olehkarena itu, mengonsumsi buah ini bisa memenuhi asupan kalsium harian kamu.

Selain 4 manfaat ini, ternyata masih banyak manfaat buah merah yang perlu kamu tahu. Hayo, siapa di sini yang sudah pernah makan buah ini? Yuk, bagikan pengalamanmu di kolom komentar, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *