Plant-based Milk, Minuman Sehat Berbasis Bahan Nabati

Halo, Teman Sehat! Sudah pernah mendengar istilah plant-based milk? Yap, salah satu contohnya yang paling terkenal adalah susu kedelai. Plant-based milk bisa menjadi alternatif pilihan pengganti susu sapi, khususnya bagi penderita intoleransi laktosa, alergi protein susu sapi, dan vegetarian. Kira-kira apa saja jenis dan manfaat lainnya bagi tubuh? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Apa itu plant-based milk?

Plant-based milk merupakan berbagai produk minuman hasil ekstraksi tumbuh-tumbuhan seperti serealia, biji-bijian, dan kacang-kacangan yang memiliki penampilan dan konsistensi yang hampir sama dengan susu sapi.

White Liquid Filled Glass Bowl

Jika dilihat dari penampilannya, minuman ini memang menyerupai susu sapi. Tapi, jika dilihat dari kandungan gizinya cukup berbeda, terutama kandungan protein dan kalsium yang lebih rendah dibandingkan susu sapi. Walau pun begitu, bukan berarti minuman ini memiliki kualitas lebih buruk, ya Teman Sehat.

Minuman berbahan dasar nabati ini mempunyai banyak manfaat yang ngga kalah dari susu sapi, tergantung dari bahan dasar yang digunakan. Berikut jenis-jenis hasil olahan plant-based milk:

Soy milk (susu kedelai)

Olahan plant-based milk ini adalah jenis yang paling terkenal dan sering dikonsumsi oleh masyarakat. Soy milk merupakan sumber asam lemak sehingga bermanfaat untuk kesehatan sistem kardiovaskuler atau jantung. Soy milk mengandung zat isoflavon yang dikenal memiliki efek perlindungan terhadap kanker, penyakit kardiovaskuler, dan osteoporosis. Soy milk juga kaya akan zat fitosterol yang berfungsi membantu menurunkan kadar kolesterol darah.

Top View Photo of Soybeans on Bowl Near Drinking Glass With Soy Milk

Dari segi kandungan gizi, kandungan protein soy milk ngga jauh berbeda dari susu sapi, loh. Soy milk mengandung 2,6% protein, sedangkan susu sapi sebesar 3,7%. Tapi, buat kamu yang memiliki riwayat alergi protein kedelai, ngga dianjurkan untuk mengonsumsi minuman ini, ya!

Almond milk (susu kacang almond)

Kacang almond merupakan sumber makanan kaya vitamin E (dalam bentuk alfa-tokoferol) dan mineral mangan. Alfa-tokoferol termasuk dalam kelompok antioksidan yang berfungsi melawan radikal bebas dalam tubuh. Kacang almond juga mengandung zat gizi lain seperti kalsium, magnesium, selenium, kalium, zink, dan fosfor.

Unrecognizable man taking almonds from white desk

Dibandingkan dengan produk plant-based milk lainnya, almond milk memiliki berbagai jenis vitamin, tinggi kalsium, dan rendah kalori. Tapi, buat kamu yang punya riwayat alergi tree nut ngga disarankan untuk mengonsumsi minuman ini, ya!

Oat milk (susu oat)

Oat mengandung berbagai macam zat gizi yang bermanfaat bagi tubuh seperti beta-glukan, protein fungsional, lipid, pati, antioksidan, dan polifenol. Beta-glukan adalah jenis serat larut air sehingga bisa memperlambat waktu pengosongan lambung dan meningkatkan waktu transit di usus.

Photo Of Granola On Ceramic Bowl

Hal ini berkaitan dengan kemampuan oat dalam menurunkan kadar gula darah. Serat dalam oat diketahui juga bisa menurunkan kadar kolesterol total dan LDL, loh. Di samping manfaatnya yang beragam, salah satu kelemahan dari oat milk adalah kandungan kalsiumnya yang cukup rendah.

Nah, itu lah beberapa contoh produk plant-based milk dan manfaatnya bagi tubuh. Buat kamu yang ingin mengganti konsumsi susu sapi dengan plant-based milk, perlu diingat bahwa kandungan protein dan kalsiumnya mungkin ngga sebanding dengan kandungan di susu sapi. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan sumber protein dan kalsium lainnya untuk memenuhi kebutuhan hariannya ya, Teman Sehat!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *