Yuk, Kenalan sama Sistem Pencernaan Kamu!

Halo, Teman Sehat! Tahukah kamu, kalau makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, akan melewati proses panjang di dalam sistem pencernaan? Yap, ada banyak organ yang terlibat dalam proses pencernaan, agar makanan yang dikonsumsi bisa dicerna dan diserap oleh tubuh.

Oleh karena itu, energi yang dihasilkan dari prosses pencernaan makanan, bisa digunakan untuk aktivitas kamu. Lalu apa aja ya, organ yang berperan dalam pencernan? Mau tau? Let’s check it out!

Rongga mulut

Proses pencernaan dimulai dari mulut, yang diawali dengan masuknya makanan ke dalam rongga mulut. Selanjutnya makanan akan dikunyah dengan bantuan gigi dan lidah. Gigi merupakan organ pertama yang melakukan pengunyahan. Bersamaan dengan proses mengunyah, kelenjar ludah menghasilkan saliva (air liur). Saliva berfungsi untuk menjaga kelembapan mulut, melarutkan makanan agar mudah ditelan.

Tenggorokan dan kerongkongan

Tenggorokan merupakan saluran transisi untuk pergerakan makanan. Refleks menelan yang terjadi di tenggorokan, akan mendorong makanan melalui kerongkongan menuju lambung. Sehingga makanan dan air bisa masuk ke dalam lambung. Proses pemindahan makanan ini, membutuhkan waktu kurang-lebih 8 detik. Makanan turun melewati kerongkongan dengan bantuan gerakan peristaltik (gerak dorong pada makanan).

Lambung

Lambung merupakan organ yang berbentuk seperti kantong. Makanan yang kamu konsumsi, akan masuk ke dalam lambung. Di dalamnya, terjadi proses pencernaan  secara fisik dan kimia. Cairan asam didalamnya, berfungsi untuk menghancurkan makanan menjadi bagian yang lebih kecil agar mudah diserap oleh tubuh. Selain itu, lambung juga berfungsi menyimpan makanan sebelum dilepaskan sedikit demi sedikit ke dalam usus halus.

Usus Halus

Usus halus memiliki panjang kurang-lebih 6 – 7 meter dan terdiri dari tiga bagian, yaitu duodenum (20 cm), jejunum (1.8 m), serta ileum. Organ ini, akan memproses zat kimia yang ada pada makanan, seperti karbohidrat, protein dan lemak menjadi bagian yang lebih kecil lagi dengan bantuan enzim. Sehingga zat yang dihasilkan, bisa diserap oleh usus halus dan kemudian diedarkan ke seluruh tubuh.

Usus Besar

Usus besar terdiri dari beberapa bagian yaitu kolon, sekum, apendiks, dan rektum. Fungsi utama usus besar yaitu, menampung zat-zat yang ngga bisa dicerna dan diserap (limbah) oleh tubuh.

Usus besar mendorong limbah ini ke rektum atau perhentian terakhir pada saluran pencernaan, dan kotoran tersebut akan dikeluarkan melalui anus. Antara usus besar dan usus halus, terdapat katup yang berfungs sebagai pengendali kecepatan masuknya makanan dari usus halus ke usus besar, namanya katup ilosekal.

Nah, sekarang Teman Sehat udah tau kan, perjalanan panjang makanan yang dikonsumsi sampai menjadi sumber energi dan hasil sampingan berupa ‘limbah’ di dalam tubuh? Yap, selain membantu menghasilkan energi pada tubuh, di saluran pencernaan juga terdapat sistem kekebalan tubuh, sehingga kamu perlu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Konsumsi air putih, makanan berserat (buah dan sayur), bisa menjaga pencernaan kamu loh! Yuk, mulai lakukan dari sekarang!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *