Tahukah kamu bahwa skin barrier punya peran super penting yang apabila terjadi kerusakan bisa memicu permasalahan pada kulit? Sahabat Sehat yang sedang mengalami kerusakan pada skin barrier, yuk ketahui bagaimana cara memperbaiki skin barrier yang rusak.
Skin barrier merupakan lapisan terluar dari kulit wajah yang berperan melindungi kulit dari berbagai masalah seperti infeksi hingga alergen. Skin barrier yang terjaga dengan baik tentunya akan membuat kulit lapisan luar terlihat sehat, lembap, kenyal, dan segar. Sebaliknya, kerusakan pada skin barrier dapat menimbulkan permasalahan seperti kulit kering dan berjerawat sehingga perlu segera diatasi.

Penyebab skin barrier rusak
Skin barrier yang rusak disebabkan oleh banyak hal, seperti penuaan, lingkungan, cuaca, sampai penggunaan produk skincare yang ngga sesuai. Lingkungan yang terlalu lembap atau kering serta sering terpapar sinar matahari langsung bisa meningkatkan risiko kerusakan pada lapisan pelindung kulit.
Rusaknya skin barrier ini bisa disadari dengan mudah karena menimbulkan berbagai permasalahan seperti iritasi, gatal-gatal, kemerahan, kulit mengelupas, timbul jerawat, hingga muncul tanda penuaan dini. Tentunya jika skin barrier yang rusak ngga segera diperbaiki bisa lebih banyak memicu permasalahan pada wajah.
Cara memperbaiki skin barrier yang rusak
Sahabat Sehat jangan khawatir jika merasakan satu atau lebih tanda-tanda kerusakan pada skin barrier. Sebab, masalah ini ngga begitu sulit untuk diatasi kok. Perhatikan beberapa cara memperbaiki skin barrier berikut ini.
Kembali ke basic skincare
Salah satu penyebab rusaknya skin barrier yakni akibat menggunakan produk kecantikan yang ngga sesuai dengan kulit wajah. Jika ini penyebabnya, maka salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah kembali ke basic skincare. Basic skincare bukan berarti hanya menggunakan pembersih wajah saja ya, Sahabat Sehat.
Kulit juga butuh asupan gizi yang tepat dan ngga berlebihan. Gunakan cleanser dan moisturizer, serta sunscreen dalam tahapan skincare pagi kamu untuk mengembalikan skin barrier yang rusak.

Menjaga keseimbangan pH
Derajat keasaman alami kulit wajah berada pada pH 5,5. Lebih dari itu bisa merusak lapisan kulit dan memicu terjadinya peradangan pada kulit.
Memiliki tingkat pH wajah yang seimbang termasuk salah satu cara memperbaiki skin barrier yang rusak. Maka dari itu, pilih produk kecantikan yang memiliki kadar pH seimbang dan hindari pembersih wajah yang mengandung sulfat karena bisa menghilangkan minyak alami dalam kulit.
Jangan over exfoliating
Eksfoliasi wajah memang dianjurkan untuk mengangkat sel kulit mati. Tapi bukan berarti kamu bisa melakukannya terlalu sering atau over exfoliating.
Melansir dari Healthline, eksfoliasi wajah yang terlalu sering justru bisa merusak lapisan minyak alami pada kulit. Alhasil, kulit terasa kering dan bisa memicu gatal. Lakukan eksfoliasi wajah paling banyak dua kali dalam seminggu.
Jaga kelembapan kulit wajah
Salah satu ciri skin barrier yang rusak adalah kulit menjadi kering dan bersisik. Nah, kamu bisa mengembalikan kelembapan kulit dengan memakai pelembap yang mengandung ceramide atau glycerine.
Mengembalikan kelembapan kulit juga bisa dilakukan dari dalam dengan rutin minum air putih sesuai anjuran, yaitu 8 gelas per hari. Sempurnakan dengan konsumsi buah atau sayuran yang mengandung air.
Memperbaiki gaya hidup
Cara memperbaiki skin barrier yang rusak juga bisa dilakukan dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Sebagian orang jarang yang menyadari bahwa makanan juga bisa mempengaruhi kesehatan kulit wajah.
Selain makanan, stres dan kurang tidur juga bisa sebabkan kerusakan pada skin barrier. Maka dari itu, coba perbaiki pola hidup dengan rutin berolahrga dan beristirahat yang cukup.
Itulah kelima cara memperbaiki skin barrier yang bisa Sahabat Sehat terapkan. Menjaga kesehatan kulit wajah, termasuk skin barrier merupakan wujud investasi untuk masa depan. Semoga bermanfaat!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
