Waspada GAKY pada Ibu Hamil

Halo Sahabat Sehat! Istilah yodium atau iodium tentunya sudah banyak dikenal oleh masyarakat umum. Zat gizi mikro esensial ini diperlukan oleh tubuh selama proses sintesis hormon tiroid. Peranannya dalam tubuh bersifat vital bagi pertumbuhan otak, sistem saraf, dan fungsi fisiologis organ yang lain.

Jika kamu mengalami defisiensi atau kekurangan yodium tentu akan berdampak terhadap penurunan produksi hormon tiroid. Kondisi ini bisa mengakibatkan munculnya berbagai kelainan yang disebut gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY) yang sangat berisiko, terutama jika dialami oleh ibu hamil.

GAKY pada ibu hamil
Foto: Freepik.com

GAKY dan Ibu Hamil

Awal kehamilan merupakan masa ketika yodium bertanggung jawab atas perkembangan sel saraf dan otak serta pertumbuhan janin. Kebutuhan yodium meningkat sebesar ≥ 50% selama kehamilan. Kebutuhan yodium akan bertambah seiring dengan meningkatnya kebutuhan hormon tiroid yang dimulai sejak trimester awal kehamilan. Cadangan yodium pada ibu hamil juga diperlukan untuk dibagi dengan janin saat trimester kedua yang kelenjar tiroidnya sudah mulai tumbuh dan berkembang.

GAKY yang ditemui pada ibu hamil ditandai dengan munculnya hipotiroid pada ibu hingga gangguan tumbuh kembang janin. Yodium diperlukan untuk migrasi sel saraf dan mielinisasi atau pembentukan lapisan yang berperan dalam menghantarkan rangsangan (impuls) pada otak janin.

Oleh karenanya, asupan yodium yang ngga cukup akan menyebabkan kurang optimalnya pembentukan otak janin, hingga menyebabkan terjadinya kerusakan otak dengan beragam tahapannya dan kretinisme yang menyebabkan gangguan tumbuh kembang, baik secara fisik maupun mental. Bayi yang terlahir dari ibu GAKY berisiko mengalami kecacatan saat lahir dan berat badan lahir rendah (BBLR).

GAKY merupakan akibat dari rangsangan berlebih pada kelenjar tiroid ibu sehingga muncul hipotirosinemia, serta menyebabkan pembesaran kelenjar gondok baik ibu maupun janin. Selain itu, risiko gangguan intelektual, gangguan pertumbuhan serta hipotiroidisme bayi juga dapat terjadi sebagai konsekuensi dari GAKY.

mencegah GAKY pada ibu hamil
Foto: Freepik.com

Apakah GAKY bisa dicegah?                          

Sahabat Sehat ngga perlu khawatir karena GAKY bisa dicegah, yakni dengan memenuhi asupan yodium. Sumber yodium bisa berasal dari makanan atau jika diperlukan kamu juga bisa mengonsumsi suplemen, supaya kebutuhan yodium bisa terpenuhi secara optimal.

Makanan laut, seperti ikan, rumput laut diketahui banyak mengandung yodium. Sumber lainnya yang berasal dari hewan ternak juga bisa digunakan sebagai alternatif pilihan. Kandungan yodium pada daging, unggas, telur dan ikan air tawar bisa saja berbedabeda tergantung dari tempat hidupnya.

Suplementasi yodium bisa diberikan ketika akses untuk mendapatkan yodium masih terbatas, khususnya pada kelompok yang rentan GAKY, seperti ibu hamil. World Health Organization (WHO) dan US Institute of Medicine (IOM) merekomendasikan dosis yodium masing-masing sebesar 250 mikrogram/hari dan 220 mikrogram/hari pada ibu hamil.

Sahabat Sehat, sebagaimana diketahui bersama bahwa kekurangan yodium bisa memberikan dampak buruk berupa penurunan fungsi otak dan psikologis pada anak. Oleh karenanya, saat kehamilan dimulai, jangan lupa untuk memenuhi kecukupan zat gizi yang dibutuhkan baik ibu maupun janinnya. Zat gizi yang adekuat akan membantu mencegah terjadinya GAKY lebih lanjut. Salam sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Mulyantoro, DK. 2017. Perlukah Wanita Hamil Mendapat Suplementasi Iodium?. Balai Litbang GAKI. Magelang

Zimmermann, MB. 2012. The effect of iodine deficiency in pregnancy and infancy. Paediatric and Perinatal Epidemiology, 26 (Suppl 1)

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. 2015. Situasi dan Analisis Penyakit Tiroid. Hal.2

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.