Inilah Strategi Meningkatkan Konsumsi Sayur pada Si Kecil

Teman Sehat, apakah kamu punya anak atau adik yang sulit mengonsumsi sayur? Hal ini menjadi dilema ketika si kecil sulit mengonsumsinya. Padahal sayur banyak sekali manfaatnya, terutama bagi tumbuh kembang si kecil. Lalu bagaimana strategi meningkatkan konsumsi sayur bagi si kecil? Yuk, simak penjelasannya di sini!  

Mengapa harus mengonsumsi sayur?

Pertumbuhan si kecil, merupakan hal penting yang perlu diperhatikan, salah satunya asupan zat gizi untuk menunjang proses pertumbuhannya. Sayur merupakan salah satu sumber makanan kaya akan vitamin. Yap, vitamin yang tersedia dalam sayur sangat beragam dan bisa membantu perkembangan tubuh. 

Apabila tubuh kekurangan asupan sayur, maka akan berdampak pada penurunan imunitas. Nah, inilah yang menyebabkan si kecil akan lebih mudah sakit dan ngga seimbangnya keadaan asam-basa di dalam tubuh. Berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO), konsumsi sayur yang disarankan sebanyak 3-5 porsi sehari atau sebanyak 400 gram. 

Penyebab sayur kurang disukai

 

  1. Belum sepenuhnya tersedia sayur di rumah, sehingga kemungkinan si kecil mengonsumsi sayur rendah. Hal ini juga bisa dipengaruhi oleh kondisi ekonomi keluarga 
  2. Kurangnya keterampilan dalam mengolah dan menyajikan sayur 
  3. Kurangnya variasi menu makanan yang disajikan, sehingga membuat si kecil mudah bosan 
  4. Kurangnya pengetahuan mengenai olahan sayuran, sehingga sulit untuk mengetahui informasi asupan gizi anak
  5. Kebiasaan makan orang tua yang kurang tepat, sehingga membuat anak cenderung mengikuti pola makan yang diterapkan oleh orang tuanya.

Cara yang bisa kamu lakukan!

  • Jadilah contoh bagi si kecil

Contohkan pada si kecil, bahwa kamu menyukai dan mengonsumsi sayur. Biarkan si kecil melihatnya, sehingga dia akan meniru kebiasaan makan yang dimiliki orang tua. 

  • Jangan berasumsi “anak ngga suka sayur”

Jika awalnya si kecil mengatakan ngga suka sayur, maka buatlah semacam peraturan sederhana, agar dia mau mencoba mengonsumsinya. Ajaklah si kecil untuk sama-sama merasakan sayur yang diberikan.

  • Sajikan sayur dengan bentuk yang menarik 

Bentuk sayur yang menarik, bisa membuat si kecil berpikir bahwa sayur ngga aneh dan mengerikan sebelum dikonsumsi. Yap, bentuk yang lucu, cenderung menarik perhatiannya dan melupakan rasa yang dibayangkan.

  • Membuat modifikasi baru 

Mengolah sayur menjadi sesuatu yang baru, bisa meningkatkan kreativitas kamu sebagai orang tua, loh! Hal ini disebabkan menciptakan resep baru dalam mengolah sayur akan mengajak kamu untuk terbiasa berpikir lebih dalam dan luas.

  • Ajak si kecil berpartisipasi

Jika kamu sedang mengolah suatu hidangan, ajaklah si kecil untuk terlibat dalam pembuatannya. Misalnya, mengajaknya menata atau mencuci sayur. Hal ini akan mengajari si kecil, cara menyiapkan sayur yang akan dikonsumsinya.

Teman Sehat, strategi meningkatkan konsumsi sayur sejak dini kepada si kecil, sangatlah penting. Hal ini dikarenakan kebiasaan makan yang terbentuk sejak kecil akan berdampak pada kebiasaan makannya saat dewasa. So, mulailah ajak si kecil mengonsumsi sayu, yuk! Jangan lupa bagikan artikel ini ke orang terdekatmu, ya! 

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.